Menu ✖

Mode Gelap

Nasional

TNI Mayjen TNI Chandra Wijaya: Kami Ingin Desa Mandiri, Bersama Bupati Warsubi ke Lokasi TMMD Ngusikan

badge-check


					Bupati Jombang Warsubi mendampingi kehadiran Asisten Logistik (Aslog) Panglima TNI, , Mayjend TNI Chandra Wijaya, dan Dandim 0814/Jombang Lekol Kav. Dicky Prasojo ketika meninjau pelaksanaaan TMMD 125 di kecamatan Ngusikan, Jombang, Jumat 1 Agustus 2025. Foto: Diskominfo Jombang Perbesar

Bupati Jombang Warsubi mendampingi kehadiran Asisten Logistik (Aslog) Panglima TNI, , Mayjend TNI Chandra Wijaya, dan Dandim 0814/Jombang Lekol Kav. Dicky Prasojo ketika meninjau pelaksanaaan TMMD 125 di kecamatan Ngusikan, Jombang, Jumat 1 Agustus 2025. Foto: Diskominfo Jombang

JOMBANG.CSWAJOMBANG.COM- Bupati Jombang Warsubi bersama Komando Distrik Militer (Kodim) 0814 Jombang Lekol. Kav. Dicky Prasojo  mendampingi Asisten Logistik (Aslog) Panglima TNI, Mayjend TNI Chandra Wijaya saat meninjau pelaksanaan program pembangunan TMMD di kecamatan Ngusikian, Jombang, Jumat 1 Agustus.

Sampai saat ini Kodim bersama Pemerintah Kabupaten Jombang terus mematangkan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-125.

Program karya bakti terpadu ini resmi dimulai sejak 18 Juni 2025 dan dijadwalkan akan berakhir pada 23 Agustus 2025 mendatang.

Bupati Jombang, H. Warsubi yang turut hadir dalam kegiatan pengawasan dan evaluasi TMMD tahun anggaran 2025 ini menegaskan pentingnya peran TMMD dalam mempercepat pemerataan pembangunan di desa-desa.

“TMMD adalah bentuk nyata kehadiran negara di tengah masyarakat. Bukan hanya membangun jalan dan mushola, tapi juga membangun harapan dan optimisme warga desa,” ujar Bupati Warsubi di dusun Kromong, Kecamatan Ngusikan, Jumat, 1 Agustus 2025.

Bupati Jombang Warsubi mendampingi kehadiran Asisten Logistik (Aslog) Panglima TNI, Mayjend TNI Chandra Wijaya, dan Dandim 0814/Jombang Letkol Kav. Dicki Prasojo ketika meninjau pelaksanaaan TMMD 125 di kecamatan Ngusikan, Jombang, Jumat 1 Agustus 2025. Foto: Diskominfo Jombang

“Ini sejalan dengan semangat pembangunan Jombang yang menyeluruh, tidak hanya di kota, tetapi juga menyentuh pinggiran,” tambahnya.

Dalam pemaparan yang disampaikan langsung oleh Komandan Kodim 0814 Jombang, pelaksanaan TMMD kali ini mengambil lokasi utama di Kecamatan Ngusikan, tepatnya di sekitar Dusun Gondang dan Dusun Kromong sebagai titik konsentrasi posko.

“TMMD merupakan sinergi antara Pemda dan Kodim, yang menyasar pembangunan fisik dan non-fisik. Program ini didasari perintah dari Pangdam V/Brawijaya dan membawa semangat mewujudkan ketahanan nasional melalui pembangunan desa,” ujar Dandim.

Beberapa sasaran fisik TMMD tahun ini meliputi, rehabilitasi jalan paving sepanjang 1.178 meter di Dusun Kromong, yang sebelumnya sulit dilalui saat hujan.

Selain itu, pembangunan mushola di Dusun Gondang, dengan progres fisik mencapai 60 persen, termasuk pemasangan paving dan keramik.

“Kami juga melakukan program penghijauan di Dusun Banyuasin sepanjang 1.800 meter sebagai upaya mendukung konservasi lingkungan,” ungkap Komandan Distrik Militer (Dandim) 0814, Dicki Prasojo.

Ia menambahkan, pihaknya juga melakukan pembuatan dua sumur bor di Dusun Banyuasin, guna menjamin akses air bersih warga dan juga program rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sebanyak 3 unit rumah yang juga berlokasi di Dusun Banyuasin.

“Saat ini, progres pekerjaan fisik secara keseluruhan sudah mencapai sekitar 80 persen. Khusus untuk pembangunan jalan paving tinggal menyisakan 20 persen,” terang Dicki.

Posko utama TMMD berlokasi di Balai Desa Kromong. Selain kegiatan fisik, program TMMD juga akan menggelar penyuluhan, pelayanan kesehatan, serta kegiatan sosial lainnya sebagai bagian dari pendekatan non-fisik.

Sementara itu, Asisten Logistik (Aslog) Panglima TNI,  Mayjend TNI Chandra Wijaya, turut hadir dalam kegiatan tersebut. Ia mengapresiasi kolaborasi antara Pemkab Jombang dengan TNI dalam upaya membangun desa secara berkelanjutan.

“TMMD bukan sekadar program pembangunan, tapi juga ruang mempererat hubungan antara TNI dan rakyat. Dengan semangat gotong royong dan pengabdian, kita ingin desa menjadi kuat dan mandiri,” ujar Mayjend TNI Chandra Wijaya.

Usai meninjau lokasi-lokasi kegiatan TMMD, rombongan juga melaksanakan Shalat Jumat berjamaah bersama warga, menandakan kedekatan emosional antara unsur pemerintah kabupaten Jombang, TNI, dan masyarakat.

Dengan semangat kebersamaan dan pengabdian, TMMD ke-125 di Jombang diharapkan tidak hanya meninggalkan jejak pembangunan fisik, tetapi juga warisan sosial berupa semangat gotong royong dan pemberdayaan warga desa yang berkelanjutan.**

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

SPPG di Bawang Batang Langgar SOP: 589 Anak dan Ibu Keracunan, 127 Korban Masih Dirawat

27 September 2026 - 20:22 WIB

Polisi, Komdigi dan Praktisi Talkshow ‘Jangan Asal Viral’ Peluncuran Media APPI di Surabaya

26 September 2026 - 23:07 WIB

Lima Kebohongan Kalapas Cibinong Saat Disidak Ombudsman dan Inspektur Jenderal Imipas

26 September 2026 - 22:12 WIB

Inspektur Imipas Nonaktifkan Lima Pejabat LP Cibinong, Pasca Sidak Ombudsman

26 September 2026 - 18:40 WIB

Yusril Dorong Ombudsman Buka seluruh Temuan dan Izinkan Jurnalis Masuk LP CIbinong

26 September 2026 - 17:56 WIB

Komdigi Bantah Surat Pemadaman Internet Nasional 3 Hari

25 September 2026 - 21:23 WIB

451.000 Nyawa di Dunia Terancam Melayang Akibat Gelombang Panas Super El Niño

25 September 2026 - 21:06 WIB

O Smach RS Misterius untuk Ambil Organ Migran secara Paksa, Ada Ruang Mirip Markas Polri

25 September 2026 - 19:40 WIB

Komisi C DPRD Jombang Soroti Proyek Revitalisasi 120 PAUD- SMP Anggaran Rp77,5 Miliar

25 September 2026 - 12:32 WIB

Trending di Nasional