Penulis: Arief Hendro Soesatyo | Editor: Priyo Suwarno
JOMBANG, SWARAJOMBANG.COM- Acara pesta seni dan hiburan dengan tema: Pendopo Milik Rakyat, Abah untuk Semua! Berlangsung meriah, hangat dan penuh kebersamaan tampak di pendopo Kabupaten Jombang, Sabtu 26 Juni 2025,
Acara dihadiri langsung oleh orang nnomor satu di Jombang, Bupati Jombang Warsubi, S.H., M.Si yang akrab dipanggil Abah. Ia hadir bersama Ketua TP PKK Kabupaten Jombang Yuliati Nugrahani Warsubi.
Mereka menikmati beragam hiburan seni seperti penampilan pemenang lomba bertutur, Tari Remo, Tari Topeng Jatiduwur, musik, hadrah, dan turut andil dalam flashmob bersama masyarakat. Suasana pendoto memang menjadi meriah, bak pentas seni lengkap.
Bupati Warsubi hadir bersama istri Ny Yuliati Nugrahani. Hadir pula Wakil Bupati Jombang Salmanuddin, S.Ag., M.Pd., beserta istri, Sekdakab Jombang Agus Purnomo S.H.,M.Si beserta istri, serta warga yang ikut memeriahkan acara. Pendopo bukan sekadar simbol, tapi rumah bersama yang terbuka untuk semua.
Tak hanya itu, masyarakat juga turut merayakan ulang tahun Bupati Warsubi dan Ibu Yuliati dalam suasana yang penuh kehangatan dan rasa syukur.
Momen ini menjadi wujud nyata kedekatan pemimpin dengan rakyat—bukan hanya sebagai ruang pemerintahan, tapi juga tempat dialog, ekspresi, dan silaturahmi, demikian tulis caption pada unggahan ini.
Acara ini pun diunggah dalam akun Instagram@jombang_kab, Sabtu 26 Juni 2025. Sebanyak 101 netizen memberikan jempol. Tercatat tiga komentar dari seorang netizen. Pertama dari seorang:
wati_irbat mengirim tanda lovae pada acara yang diunggah ini, sedangkan dua lainnya datang dari akun kak_ana_zidna: Menuju 1 bulan tragedi ambulan terjebak di cfd 29 juni lalu…
Pemkab. Kalian telah turut andi dalam insiden ambulan te rjebak di cfd 29 juni lalu. Jalan arteri yg terdapat rsud , gereja, dan damkar.
Tetap kalian jadikan tempat cfd. Nyawa seseorang mnjd terhambat karena kemacetan parah. Tak ada petugas, minim empati warga….
Kalian juga turut serta dalam menjadikan anak kami mnjd anak yatim. Krena ayahnya terlambat mnju rsud. Pemkab. Tunggu saya di pengadilan akhirat.
Akibat dari insiden inilah kemudian, Dinas Perhungan Kabupaten Jombang, telah melakukan investigasi pelaksanaan CFD. Hasilnya dilaporkan kepada Bupati Warsubi. Ia juga sedang melakukan penggodokan pelaksanaan CFD. Namun sampai saat ini memang belum ada pengubah pelaksanaan CFD di lokasi pusat kota Jombang. **











