Penulis: Arief Hendro Soesatyo | Editor: Priyo Suwarno
JOMBANG, SWARAJOMBANG.COM – Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Jombang kembali menyelenggarakan fasilitasi bimbingan teknis bagi masyarakat dan pembudidaya ibudidaya lobster air tawar. Kegiatan ini digelar di Tahta Alam Sejahtera Farm, Desa Grogol, Kecamatan Diwek, pada Kamis, 11 September 2025.
Sebanyak 30 peserta dari berbagai kecamatan di Kabupaten Jombang mengikuti pelatihan dan bimbingan teknis langsung mengenai proses budidaya lobster air tawar, mulai dari tahap pembenihan hingga pembesaran.
Diharapkan, setelah mengikuti pelatihan ini, para peserta memperoleh pemahaman bahwa budidaya perikanan tidak hanya terbatas pada ikan air tawar, tetapi juga lobster air tawar memiliki potensi yang besar untuk dikembangkan, demikian laporan jombangkab.go.id.
Menurut pelatihan yang diberikan oleh Yayasan Tahta Alam Sejahtera Farm bersama Balai Pelatihan Vokasi & Produktivitas (BPVP) Sidoarjo, tata cara budidaya lobster air tawar meliputi beberapa tahapan teknis dan terstruktur seperti berikut:
Persiapan Kolam/Bak: Kolam atau bak sebagai media budidaya dibuat dengan ukuran ideal sekitar 200 cm x 50 cm, berbahan campuran semen dan pasir dengan permukaan halus agar lobster tidak mudah melarikan diri.

Contoh lobster gemuk dan sehat. Foto: jombangkab.go.id
Air yang digunakan berasal dari sumur atau PDAM dan harus disaring serta diolah terlebih dahulu dengan pH 7–8, suhu air 20–24°C, kadar oksigen minimal 7 ppm, serta tingkat kesadahan 10–12° dH agar sesuai untuk lobster air tawar.
Pemilihan Bibit: Lobster yang siap dibudidayakan berukuran fingerling atau lebih dari 4 inci, dengan berat kurang lebih 40–50 gram. Indukan dipelihara dengan perbandingan jantan dan betina ideal sekitar 1:5 untuk proses pemijahan.
Pemberian Pakan dan Perawatan: Pakan diberikan sesuai kebutuhan menggunakan pakan khusus lobster air tawar. Perawatan mencakup pengelolaan kualitas air, penyiponan dasar kolam dari sisa kotoran, serta pemberian oksigen tambahan melalui pompa udara (hiblow).
Pemeliharaan dan Pengawasan: Meliputi pemisahan ukuran lobster agar menghindari kanibalisme, pemantauan suhu dan kualitas air secara rutin, pemberian pakan terjadwal, serta pencegahan serangan hama dan penyakit.
Pemasaran dan Pengembangan: Peserta juga diberi pembekalan mengenai teknik pemasaran hasil budidaya, termasuk pemasaran digital agar produk panen dapat terserap pasar secara optimal.
BPVP Sidoarjo menekankan pentingnya menjaga kebersihan media budidaya, mengatur suhu dan pH agar tetap ideal, serta menerapkan teknik pemeliharaan yang dapat dilakukan dengan fasilitas sederhana namun tetap efektif guna meningkatkan produksi lobster air tawar.
Harga lobster air tawar di pasar domestik tahun 2025 bervariasi berdasarkan ukuran, kualitas, dan lokasi penjualan. Berikut adalah kisaran harga yang lazim:
-
Harga di tingkat petani: sekitar Rp100.000 sampai Rp120.000 per kilogram.
-
Harga di tingkat pedagang atau pengepul: berkisar Rp170.000 hingga Rp500.000 per kilogram, terutama untuk lobster dengan ukuran dan kualitas unggulan.
-
Untuk lobster air tawar yang diekspor berukuran besar, harganya bisa mencapai Rp1 juta sampai Rp3 juta per ekor, tergantung bobot dan mutu.
-
Harga eceran di kota-kota besar seperti Jakarta dan Surabaya umumnya berada di kisaran Rp396.000 hingga Rp507.000 per kilogram.
Secara umum, harga pasar untuk lobster konsumsi berkualitas standar berada di rentang Rp150.000 hingga Rp250.000 per kilogram.
Lobster air tawar dikenal sebagai “raja komoditas air tawar” karena nilai ekonominya yang tinggi dibandingkan komoditas air tawar lainnya, dengan pasar yang stabil, baik untuk kebutuhan dalam negeri maupun ekspor.**











