Menu

Mode Gelap

Nasional

Dishub Jombang Tertibkan Parkir, Tekan Kemacetan dan Kembalikan Fungsi Ruang Publik

badge-check


					Dishub Jombang Tertibkan Parkir, Tekan Kemacetan dan Kembalikan Fungsi Ruang Publik Perbesar

OPenulis: Elok Apriyanto  |  Editor: Priyo Suwarno

JOMBANG, SWARAJOMBANG.COM– Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Jombang, Jawa Timur, menggelar operasi gabungan penertiban parkir di Kawasan Tertib Lalu Lintas (KTL) guna menekan potensi kemacetan dan mengembalikan fungsi ruang publik.

Operasi penertiban parkir tersebut menyasar jalur-jalur protokol pusat kota Jombang, di antaranya Jalan Gus Dur, Jalan Ahmad Yani, dan Jalan KH Wahid Hasyim, yang selama ini rawan kepadatan akibat parkir tidak tertib.

Selain menata parkir kendaraan, tim gabungan Dishub Jombang juga melakukan pendataan pedagang kaki lima (PKL) yang beraktivitas di kawasan KTL. Langkah ini dilakukan untuk mencegah penyempitan ruas jalan akibat penggunaan trotoar dan badan jalan sebagai area berjualan.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Jombang, Sugianto, menegaskan bahwa operasi ini tidak semata-mata penegakan aturan, melainkan juga bagian dari upaya edukasi dan pendekatan persuasif kepada masyarakat.

“Kami hadir untuk mengajak warga kembali pada esensi ruang publik yang aman dan nyaman. Parkir yang tertib merupakan kontribusi nyata masyarakat dalam menjaga keselamatan bersama. Begitu pula PKL, kami imbau tidak menggunakan trotoar sebagai tempat berjualan,” ujar Sugianto, Jum’at (30/1/2026).

Menurutnya, pendataan PKL di kawasan KTL Jombang akan dilakukan secara berkala agar pertumbuhan aktivitas perdagangan tidak berdampak pada penyempitan jalan maupun menurunnya kenyamanan kawasan perkotaan.

Pemerintah Kabupaten Jombang berharap, melalui penertiban parkir dan penataan PKL, ruang pejalan kaki dapat kembali difungsikan secara optimal serta arus lalu lintas di pusat kota Jombang tetap lancar.

Ia menekankan bahwa keberhasilan penataan kawasan tertib lalu lintas tidak hanya bergantung pada tindakan petugas, tetapi juga kesadaran masyarakat dalam menjaga ketertiban bersama.

“Ketertiban bukan karena takut pada petugas, melainkan bentuk kepedulian dan cinta kita terhadap Jombang agar tetap menjadi kota yang nyaman bagi semua,” pungkas Sugianto. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Hasil Sosialisasi dan Penguatan Dinsos Jombang: Kejaksaan Jadi Konsultan Hukum Perdata bagi Lembaga Sosial

21 Juni 2026 - 22:09 WIB

Pasokan Batubara Kurang, Pemadaman Listrik di Jawa Masih Berlanjut hingga Tiga Pekan

21 Juni 2026 - 21:59 WIB

PT Pakerin Mojokerto akan PHK Ribuan Karyawannya

21 Juni 2026 - 21:45 WIB

ISNU Jatim Gelar Halakoh Nasional Bahas Ekonomi dan Politik Global

21 Juni 2026 - 21:18 WIB

Hadapi Rencana 1.000 PHK, Fathurrohman: Pemkab Jombang dan APINDO Sinergi Siapkan 1.200 Lapangan Kerja

21 Juni 2026 - 20:17 WIB

Menelisik Akar Terorisme (23): Raja Dikecam, Agama Diinjak

21 Juni 2026 - 19:02 WIB

Poltabes Surabaya Proses Hukum 4 Pemuda Jombang, Terkait Konvoi dan Perusakan di Tenggilis Mejoyo

21 Juni 2026 - 18:17 WIB

Menelisik Akar Terorisme (22): Kaum Papist Memuja Berhala Terkutuk

20 Juni 2026 - 18:44 WIB

Perampok Tusuk Korban 22 Kali Gondol Rp76 Juta, 12 Jam Sudah Diringkus Polisi

20 Juni 2026 - 18:17 WIB

Trending di Nasional