Menu

Mode Gelap

Nasional

136 Penumpang dan Awak Selamat, KM Mutiara 2 Terbakar Perairan Sapudi

badge-check


					KM Mutiara 2 angkut 136 penumpang dan kru, terbakar di selat Madura, Minggu pagi, 2 Agustus 2016. Seluruh penumpang dan awak kapal selamat. Foto: ist Perbesar

KM Mutiara 2 angkut 136 penumpang dan kru, terbakar di selat Madura, Minggu pagi, 2 Agustus 2016. Seluruh penumpang dan awak kapal selamat. Foto: ist

Penulis: Sri Muryanto  |  Editor: Priyo Suwarno

SURABAYA, SWARAJOMBANG.COM– Insiden kebakaran menimpa Kapal penyeberangan milik PT Mutiara Bahari Nusantara, bernama KM Mutiara 2.

Terjadi  saat melayani rute penyeberangan Surabaya- Makassar Surabaya, Minggu pagi, 2 Agustus 2026.

Peristiwa ini terjadi sekitar 3 mil laut dari garis pantai Madura, di perairan Pulau Sapudi, Sumenep.

Api sempat membesar dengan cepat, seluruh penumpang dan awak kapal berhasil diselamatkan berkat kewaspadaan kru dan bantuan cepat kapal-kapal yang berada di sekitar lokasi.

KM Mutiara 2 adalah kapal feri dibangun pada tahun 2008, memiliki panjang 42 meter dan lebar 9 meter.

Kapal ini memiliki izin daya angkut maksimal 180 orang beserta 15 kendaraan roda empat, dan baru saja menjalani pemeriksaan kelayakan pelayaran besar pada April 2026 lalu.

Saat kejadian, tercatat di atas kapal terdapat 117 penumpang dan 19 orang awak, sehingga berjumlah total 136 jiwa.

Berdasarkan keterangan Suwandi, selaku Nakhoda KM Mutiara 2, kejadian bermula tak lama setelah kapal berangkat.

“Kami lepas sandar pukul 10.45 WIB, cuaca sangat bersahabat.”

Tepat pukul 11.05 WIB, petugas ruang mesin melapor melihat kepulan asap tebal.

“Saya segera putuskan memutar haluan kembali mendekati daratan Madura, bunyikan tanda bahaya, dan perintahkan semua mengenakan jaket pelampung.”

“Kami sempat berusaha memadamkan dengan alat di kapal, namun api terlalu cepat menjalar. Syukurlah bantuan datang sangat cepat.”

Seorang penumpang, Siti Aminah, warga Bangkalan, menceritakan pengalamannya.

“Sempat panik melihat asap mulai terlihat dari bawah, tapi kru sangat tenang memandu kami keluar dan berkumpul di sisi yang aman. Tidak lama kemudian KM Harapan Baru mendekat untuk menjemput kami satu per satu.

“Saya sungguh bersyukur kami semua selamat meski ada yang sesak napas sedikit.” Tegas dia.

Pertolongan pertama diberikan oleh KM Harapan Baru yang melintas di lokasi terdekat, lalu disusul Kapal Patroli SAR Basarnas Surabaya serta Kapal Penolong 03 milik Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur.

Seluruh penumpang dipindahkan ke kapal penolong dalam waktu kurang dari 35 menit.

Sebagian besar langsung diturunkan kembali ke Pelabuhan Kamal, sedangkan tujuh orang yang mengalami luka ringan dan syok ringan dirujuk ke Puskesmas terdekat untuk pemantauan.

AKBP Ahmad Fauzi, S.I.K., M.H., Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas Tanjung Perak, menjelaskan perkembangan penyelidikan.

“Penyebab sementara terindikasi adanya korsleting pada sistem kelistrikan ruang mesin yang memicu percikan ke bahan bakar pelumas. Sisa badan kapal saat ini sudah berhasil ditarik dan ditambatkan di lokasi aman di perairan Bangkalan, tidak tenggelam namun bagian geladak dan ruang mesin mengalami kerusakan berat.”

“Kami sudah membuka pemeriksaan mendalam untuk memastikan segala hal sesuai prosedur keselamatan pelayaran.”

Kronologi

1. Pukul 10.45 WIB: KM Mutiara 2 resmi berangkat dari Pelabuhan Kamal tujuan Tanjung Perak
2. Pukul 11.05 WIB: Kru mendeteksi adanya asap dan percikan api dari ruang mesin
3. Pukul 11.07 WIB: Nakhoda memutuskan kembali mendekati daratan, membunyikan tanda bahaya, dan memerintahkan evakuasi
4. Pukul 11.10 WIB: Laporan diterima Pos SAR Kamal, Kesyahbandaran, dan kapal di sekitar lokasi
5. Pukul 11.18 WIB: KM Harapan Baru tiba dan mulai menampung para penumpang
6. Pukul 11.40 WIB: Seluruh 136 jiwa sudah berhasil dipindahkan ke kapal penolong dengan selamat
7. Pukul 11.55 WIB: Tim pemadam resmi tiba di lokasi kejadian
8. Pukul 13.20 WIB: Api dinyatakan berhasil padam sepenuhnya
9. Pukul 14.10 WIB: Sisa badan kapal ditarik menuju tempat aman di perairan Bangkalan
10. Pukul 15.30 WIB: Proses penurunan penumpang dan pelaporan selesai sepenuhnya.**

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Konsumsi Makanan MBG, 103 Siswa di Rejotangan Tulungagung Keracunan

1 Agustus 2026 - 18:00 WIB

Wamen Dahnil Ansar Prihatin Ada Ustad dan Pemuka Agama Masuk Kartel dan Mafia Haji

1 Agustus 2026 - 16:51 WIB

Sopir dan 30 Penumpang Selamat Saat Kebakaran Bus Gunung Harta di Tol Nganjuk

1 Agustus 2026 - 15:38 WIB

Revolusi Jensen Huang 500 Kali Lebih Efisien: Komputasi SaaS Menjadi GaaS

1 Agustus 2026 - 14:08 WIB

Pengacara Ningtyas Hesti Protes Larangan Melintas di Depan Kantor Kapolda Jatim!

1 Agustus 2026 - 12:30 WIB

Shinya Yamanaka Temukan ET-100 Peremajaan Sel dari DNA, Jadi Peraih Nobel

1 Agustus 2026 - 11:11 WIB

Jatim Siapkan Pemutihan Pajak Kendaraan untuk Warga Tak Mampu 1-31 Agustus

31 Juli 2026 - 18:45 WIB

Server AI di Dunia Butuh Konsumsi Air Bersih 2.5 – 4 Miliar Liter/ Hari

31 Juli 2026 - 18:33 WIB

Soal Penyesuain Harga DEX Series, Begini Kata ESDM

31 Juli 2026 - 17:28 WIB

Trending di Nasional