Menu

Mode Gelap

Ekonomi

Pasar Tunggorono Dikebut, Terancam Molor dan Putus Kontrak

badge-check


					Rehabilitasi Pasar Tunggorono, Jombang terancam molor dan putus kontrak. Sisa waktu yang tinggal dua minggu ini progres pembangunan baru sekitar 50 persen. (Foto: SWARAJOMBANG.com/ CR1) Perbesar

Rehabilitasi Pasar Tunggorono, Jombang terancam molor dan putus kontrak. Sisa waktu yang tinggal dua minggu ini progres pembangunan baru sekitar 50 persen. (Foto: SWARAJOMBANG.com/ CR1)

Penulis: CR1 | Editor: Muhammad Tauhid

JOMBANG, SWARAJOMBANG.comRehabilitasi pasar Tunggorono, Jombang dikebut untuk mengejar sisa waktu yang tersisa.

Sampai akhir November ini, realisasi pembangunan Pasar Tunggorono masih sekitar 50 persen. Sementara tenggat waktu tingga dua minggu.

“Jika sampai batas waktu yang ditentukan tidak selesai, kontrak kita putus. Atau kita beri perpanjangan waktu dengan konsekuensi denda,” kata Kepada Disdagrin Jombang, Hari Oetomo kepada SWARAJOMBANG.com di kantornya, Rabu (30/10/2022).

Dikatakan, pihak kontraktor memang mengejar tenggat waktu itu dengan menambah tenaga dan jam kerja. Bahkan, hari libur pun mereka tetap melakukan kegiatan pembangunan.

Pantauan SWARAJOMBANG.com di lapangan menunjukkan kegiatan pekerjaan rehabilitasi pasar itu terus berlanjut. Namun demikian, dengan tenggat waktu sekitar dua minggu, kemungkinan kecil kontraktor bisa menyelesaikannya.

Proyek senilai Rp 4 miliar ini menampung sekitar 199 pedagang di sisi timur Pasar Tunggorono, yakni 22 toko dan 177 kios yang dibongkar.

Untuk pembangunan Pasar Tunggorono ini, kata Hari, pihak Disdagrin memantau ekstra lantaran lambatnya progress pembangunan. Hal sama juga terjadi untuk rehabilitasi Pasar Pon.

“Kontraktornya akan kami ajak rapat hari Senin (5/12/2022) depan untuk evaluasi. Kita lihat bagaimana hasilnya nanti,” ujar Hari Oetomo.

Ditambahkan, baik konsultan maupun kontraktor sepakat untuk menyelesaikan tepat waktu.

“Kami minta kepada kontraktor untuk kerja ekstra dengan menambah tenaga dan hari kerja agar bisa mengejar ketertinggalan. Ya, kita lihat saja nanti,”papa Hari.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Ketua Apindo: Pasar Domestik Dibanjiri Produk Impor

25 Agustus 2026 - 18:10 WIB

Harga Emas Naik, Antam Tembus Rp2.810.000 per Gram

25 Agustus 2026 - 17:17 WIB

Emas di Bawah Bantal Warga RI Setara Rp4.460 Triliun

20 Agustus 2026 - 19:39 WIB

Tahun 2027 Kuota BBM Subsidi Berkurang 50 Persen Lebih

19 Agustus 2026 - 21:35 WIB

Naik hingga Rp2,3 Juta iPhone 17 Series Akhir Agustus

18 Agustus 2026 - 20:30 WIB

4 Ahli Waris Michael Hartono Terima Warisan Rp52 Triliun per Orang

13 Agustus 2026 - 20:53 WIB

Akibat Karhutla Okupansi Hotel Melorot 20 Persen di Kawasan Bromo

13 Agustus 2026 - 20:36 WIB

Sampai Akhir Tahun, Harga Pertalite Tidak Naik

12 Agustus 2026 - 17:02 WIB

Harga Daging Sapi Nasional Mencapai Rp143.737

10 Agustus 2026 - 20:30 WIB

Trending di Ekonomi