Menu ✖

Mode Gelap

Nasional

Mobil Teseret 12 Meter Sopir Tewas, KA Harina Tabrak Grand Max di Brumbung Demak

badge-check


					I(nsiden kecelakaan  kembali terjadi antara rangkaian KA Hariana (Semarang-Suraba0 menabrak sebuah Grand Max, pukul 09.12 WIB di, perlintasan sebidang Brumbung, Demak, Sabtu 14 Februari 2026. Foto: Ist Perbesar

I(nsiden kecelakaan kembali terjadi antara rangkaian KA Hariana (Semarang-Suraba0 menabrak sebuah Grand Max, pukul 09.12 WIB di, perlintasan sebidang Brumbung, Demak, Sabtu 14 Februari 2026. Foto: Ist

Penulis: Sri Muryanto | Editor: Priyo Suwarno

DEMAK, SWARAJOMBANG – Seorang pengemudi mobil Daihatsu Gran Max tewas tertabrak Kereta Api (KA) Harina di perlintasan sebidang Brumbung-Demak, Mranggen, Demak, Jawa Tengah, pada Sabtu (14/2/2026) pukul 09.12 WIB.

Insiden ini tidak hanya merenggut nyawa, tapi juga menyeret mobil hingga 12 meter, melukai penjaga pos perlintasan, serta mengganggu operasional KA Harina selama 102 menit hingga evakuasi rampung.

Mobil Gran Max berpelat H 1051 VA itu milik warga Semarang dan dikemudikan Sarmidi, warga Gayamsari, Kota Semarang.

Kendaraan memasuki perlintasan tanpa palang pintu tepat saat KA Harina dari arah Surabaya melintas, sehingga terjadi tabrakan hebat di bagian depan mobil.

Korban luka bernama BS (inisial awal seperti dalam laporan Polsek Mranggen yang sempat menyebut YS), warga Tegalmas, Mranggen, Demak, adalah penjaga pos perlintasan. Ia tertabrak mobil yang terseret, mengalami luka sedang di kepala, badan, dan kaki, lalu dirawat di RS Pelita Anugerah.

Perlintasan sebidang ini berada di jalur antara Stasiun Brumbung dan Demak, yang membuat KA Harina relasi Surabaya-Semarang terhenti total selama 102 menit.

PT KAI Daop 4 Semarang menyampaikan permintaan maaf atas keterlambatan tersebut, sekaligus mengingatkan masyarakat untuk lebih berhati-hati di perlintasan sebidang.

Manager Humas PT KAI Daop 4 Semarang, Franoto Wibowo, menjadi juru bicara resmi dalam menangani isu keterlambatan atau permintaan maaf terkait insiden KA di wilayah Semarang-Demak.

Franoto minta maaf atas dampak kecelakaan seperti tabrakan Gran Max di Mranggen pada 14 Februari 2026.

Urutan Kejadian

  • Mobil Gran Max milik warga Semarang yang dikemudikan Sarmidi memasuki perlintasan sebidang tanpa palang pintu di jalur Brumbung-Demak, saat KA Harina sedang melintas.

  • KA Harina dari arah Surabaya menabrak bagian depan Gran Max, sehingga mobil terseret sekitar 12 meter hingga hancur lebur.

  • Sopir tewas seketika di tempat, sementara penjaga pos perlintasan tertabrak mobil dan mengalami luka-luka. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Komdigi Bantah Surat Pemadaman Internet Nasional 3 Hari

25 September 2026 - 21:23 WIB

451.000 Nyawa di Dunia Terancam Melayang Akibat Gelombang Panas Super El Niño

25 September 2026 - 21:06 WIB

O Smach RS Misterius untuk Ambil Organ Migran secara Paksa, Ada Ruang Mirip Markas Polri

25 September 2026 - 19:40 WIB

Komisi C DPRD Jombang Soroti Proyek Revitalisasi 120 PAUD- SMP Anggaran Rp77,5 Miliar

25 September 2026 - 12:32 WIB

Menelisik Akar Terorisme (61): Nechayev Sang Teroris Muda Kharismatik

25 September 2026 - 11:58 WIB

KPK Geledah Tiga Lokasi Sekalihus, Terkait Kasus OTT Lampri di ATR/BTN Bogor

25 September 2026 - 11:35 WIB

Yetty Krystianti Kakantah ATR/ BTN Mojokerto Menghilang sejak Kantornya Digeledah KPK

25 September 2026 - 00:09 WIB

Oknum Diknas Bangkalan Dilaporkan Palak 10% dari Rp38 Juta Anggaran Revitalisasi 180 SD/SMP

24 September 2026 - 21:15 WIB

GAPASDAP Siap Angkut Mobil Listrik, Waspadai Ion-Lithium

24 September 2026 - 19:54 WIB

Trending di Nasional