Menu

Mode Gelap

Ekonomi

Minyak Dibalik Alasan Trump Menangkap Presiden Venezuela Nicolas Maduro

badge-check


					Presiden Donlad Trum memberikan pidato di Florida, Sabtu 3 Januari 2025, pasca penangkapan presiden Venezuela, Nicolas Maduro. Di balik itu, sesungguhnya Amerika ingin mengelola kekayaan minyak bumi negara di Amerika Latin itu. Foto: Instagram@kumparan Perbesar

Presiden Donlad Trum memberikan pidato di Florida, Sabtu 3 Januari 2025, pasca penangkapan presiden Venezuela, Nicolas Maduro. Di balik itu, sesungguhnya Amerika ingin mengelola kekayaan minyak bumi negara di Amerika Latin itu. Foto: Instagram@kumparan

Penulis: Jacobus E. Lato | Editor: Priyo Suwarno

FLORIDA, SWARAJOMBANG.COM –   Presiden Donald Trump berpidato di Mar-a-Lago, Florida, Sabtu, 3 Januari 2026. Ia menyatakan bahwa Amerika Serikat (AS) mengambil alih pengelolaan sementara Venezuela setelah penangkapan Nicolás Maduro.

Pidato ini langsung menjadi sorotan global, dengan berbagai media mengutip pernyataannya. Trump menekankan komitmen AS untuk transisi yang aman.

“Kami akan mengelola ini hingga kami melakukan transisi yang aman, tepat, dan bijaksana. Kami tidak bisa mengambil risiko jika ada pihak yang mengambil alih tanpa memikirkan kebaikan rakyatnya,” katanya.

Ia menambahkan, “We’re going to have our very large… United States of America… will make the people of Venezuela rich, independent, and safe.” (Kami, negara besar Amerika Serikat, akan membuat rakyat Venezuela kaya, merdeka, dan aman).

Presiden mengakui ada korban dalam operasi penangkapan Maduro. “Beberapa orang tertembak, tetapi mereka kembali dan terlihat dalam kondisi yang sangat baik. Ada satu yang tertembak cukup parah di sebuah helikopter, tetapi kami berhasil memulangkannya,” ujarnya.

Trump menjelaskan bahwa kekuatan militer AS dikerahkan untuk mencegah kekosongan kekuasaan yang bisa dimanfaatkan pihak lain.

Ia menunjuk Menteri Luar Negeri Marco Rubio dan Menteri Pertahanan Pete Hegseth untuk mengawasi transisi, serta menyatakan kesiapan mengerahkan pasukan tambahan jika perlu. Trump juga berencana melibatkan perusahaan AS untuk mengelola cadangan minyak Venezuela, yang akan menutupi biaya operasi.

Minyak Venezuela

Trump berulang kali menyoroti minyak sebagai sumber pendanaan pendudukan sementara. “Pendudukan ini tidak akan merugikan AS secara finansial karena pendapatan minyak akan menutupinya,” tegasnya. Pernyataan ini memicu kritik internasional soal motif ekonomi, mengingatkan pada intervensi AS di Irak dan Afghanistan.

Ada laporan kontak dengan Wakil Presiden Venezuela Delcy Rodríguez untuk koordinasi. Situasi masih dinamis, dengan kecaman dari berbagai pihak.**

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Harga BBM Hampir Semua Harga Turun, Kecuali Pertamax

13 Juli 2026 - 20:19 WIB

2.100 Formasi CPNS-PPPK Tahun Ini Disusulkan Pemprov Jatim

6 Juli 2026 - 19:04 WIB

Dr. Wong Chung Chek, The Most Wanted Doctor, Ahli Bedah Tulang Belakang Terkemuka di Asia-Pasifik

2 Juli 2026 - 10:51 WIB

Tangan Dewa Dr. Lee Woo Guan, Ahli Bedah Ortopedi dari Malaysia Sembuhkan Ribuan Pasien

2 Juli 2026 - 09:12 WIB

Harga Pertamax Turbo Turun Rp1450, Per 1 Juli 2026

1 Juli 2026 - 19:52 WIB

Juli-Agustus-September Tarif Listrik Tak Naik

30 Juni 2026 - 21:29 WIB

Pemangkasan Besar-besaran, BUMN akan Tinggal 250 dari 1000

28 Juni 2026 - 21:31 WIB

Pertumbuhannya Diprediksi Paling Tinggi di Dunia, Crazy Rich Indonesia Makin Banyak,

28 Juni 2026 - 21:20 WIB

Dua Pakar Ortopedi Malaysia Nyatakan Robot Hanya Membantu, Peran Dokter Ahli Tetap Penentu

28 Juni 2026 - 13:01 WIB

Trending di Entertainment