Menu ✖

Mode Gelap

Nasional

Mentan Umumkan Harga Beras Premium Turun Rp 1.000 Per Kemasan

badge-check


					Mentan Amran Sulaiman saat wawancara Perbesar

Mentan Amran Sulaiman saat wawancara

Penulis: Mulawarman | Editor: Yobie Hadiwijaya

JAKARTA, SWARAJOMBANG.COM-Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengatakan produsen beras sepakat untuk menurunkan harga beras premium Rp 1.000 per kemasan 5 kilogram, setelah kementeriannya menyurati Satuan Tugas (Satgas) Pangan ihwal temuan 212 merek beras oplosan dan dijual di atas harga eceran tertinggi (HET).

“Penurunan harga itu dilakukan setelah kami berkirim surat ke penegak hukum ihwal 212 merek, dan mereka bersurat, turunkan harga Rp 1.000. Alhamdulillah di bawah HET,” kata Amran saat meninjau penyaluran beras SPHP di Kantor Pos Fatmawati, Jakarta Selatan, Jumat (18/7/2025).

Diketahui, HET beras kemasan 5 kilogram dijual Rp 74.000. Dengan adanya penurunan harga Rp 1.000, maka harga beras 5 kilogram kini menjadi Rp 73.000.

Amran mengimbau produsen dan pedagang tidak hanya menjual beras sesuai HET, tetapi juga menjaga kualitasnya. “Jadi menjual barang, katakanlah, kalau itu premium, kualitasnya premium itu tidak boleh ditawar,” ujarnya.

Amran mengatakan pemerintah akan terus memantau penjualan beras di pasaran secara rutin dan berkala. Untuk itu, para pedagang diminta tidak memainkan harga dan kualitas.

“Kami imbau seluruh Indonesia agar menjual beras sesuai dengan apa yang tertera di kemasan. Premium maka dijual premium. Jika medium, maka kualitas berasnya harus medium,” tegas Amran.

Hari ini, Mentan Amran meninjau langsung penyaluran beras stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP) di Kantor Pos Fatmawati, Jakarta Selatan. Mentan meyakini, penyaluran beras SPHP yang dimulai pada Jumat ini, dapat menurunkan harga dalam kurun waktu dua pekan ke depan.

Amran mengatakan, berdasarkan hasil rapat koordinasi terbatas (rakortas) di kantor Kemenko Pangan, Jakarta, Kamis (17/7/2025), pemerintah melepas beras 360.000 ton untuk bantuan sosial. Sementara untuk beras SPHP, Amran mengatakan pemerintah menyalurkan 1,3 juta ton.

“Total beras yang disalurkan sebanyak 1,5 juta ton seluruh Indonesia, bergerak bersama-sama. Kami yakin 1 sampai 2 pekan, harga akan turun,” jelas Amran.

Amran melanjutkan pihaknya menerima surat dari salah satu perusahaan produsen beras skala besar bahwa seluruh distributornya akan menurunkan harga sebesar Rp 1.000 per kemasan 5 kg.

“Kami mohon seluruh Indonesia melakukan hal yang sama, agar masyarakat menikmati harga yang baik di saat produksi meningkat,” katanya.

Sebagai informasi, harga beras SPHP yang dijual yakni Rp 62.500 dalam satu kemasan lima kilogram. Harga jual per kg, yakni Rp 12.500, dengan masing-masing pembelian maksimal dibatasi dua kemasan per satu kali transaksi bagi masyarakat.

Sebelumnya, Pemerintah kembali menggelar program bantuan pangan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) sebagai langkah nyata menjaga stabilitas harga dan memastikan keterjangkauan bahan pokok, khususnya beras, bagi masyarakat Indonesia.

Melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas), program ini dijadwalkan berlangsung selama enam bulan, terhitung sejak Juli hingga Desember 2025, dan akan menyasar seluruh wilayah Indonesia dengan total target distribusi mencapai 1.318.826 ton.***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Komdigi Bantah Surat Pemadaman Internet Nasional 3 Hari

25 September 2026 - 21:23 WIB

451.000 Nyawa di Dunia Terancam Melayang Akibat Gelombang Panas Super El Niño

25 September 2026 - 21:06 WIB

O Smach RS Misterius untuk Ambil Organ Migran secara Paksa, Ada Ruang Mirip Markas Polri

25 September 2026 - 19:40 WIB

Komisi C DPRD Jombang Soroti Proyek Revitalisasi 120 PAUD- SMP Anggaran Rp77,5 Miliar

25 September 2026 - 12:32 WIB

Menelisik Akar Terorisme (61): Nechayev Sang Teroris Muda Kharismatik

25 September 2026 - 11:58 WIB

KPK Geledah Tiga Lokasi Sekalihus, Terkait Kasus OTT Lampri di ATR/BTN Bogor

25 September 2026 - 11:35 WIB

Yetty Krystianti Kakantah ATR/ BTN Mojokerto Menghilang sejak Kantornya Digeledah KPK

25 September 2026 - 00:09 WIB

Oknum Diknas Bangkalan Dilaporkan Palak 10% dari Rp38 Juta Anggaran Revitalisasi 180 SD/SMP

24 September 2026 - 21:15 WIB

GAPASDAP Siap Angkut Mobil Listrik, Waspadai Ion-Lithium

24 September 2026 - 19:54 WIB

Trending di Nasional