Menu

Mode Gelap

Headline

Jasad Pelatih Bola Spanyol Fernando Carreras Ditemukan, pada Hari ke 10

badge-check


					Tim RIB KPJ 2007 milik Ditpolair Polda NTT, yang pertama kali melihat jenazah mengapung dalam posisi telungkup dan mengenakan celana oranye, Minggu 4 Januari 2026.. Setelah didekati dan dievaluasi, benar bahwa jasad itu adalah Fernando Marten Carreras, pelatih bola wanita Valensia, Spanyol di pantai Labuan Bajo. Foto: Instagram@bbcindonesia Perbesar

Tim RIB KPJ 2007 milik Ditpolair Polda NTT, yang pertama kali melihat jenazah mengapung dalam posisi telungkup dan mengenakan celana oranye, Minggu 4 Januari 2026.. Setelah didekati dan dievaluasi, benar bahwa jasad itu adalah Fernando Marten Carreras, pelatih bola wanita Valensia, Spanyol di pantai Labuan Bajo. Foto: Instagram@bbcindonesia

Penulis: Reynaldi Pranata | Editor: Priyo Suwarno

LABUAN BAJO, SWARAJOMBANG.COM – Jenazah Fernando Martin Carreras, 44, pelatih tim B sepak bola wanita Valencia CF asal Spanyol, dikonfirmasi ditemukan mengapung di perairan antara Pulau Seraya dan Pulau Rinca, Taman Nasional Komodo, pada Minggu (4/1/2026) pagi.

Penemuan ini memasuki hari kesepuluh operasi SAR tragedi tenggelamnya kapal wisata KM Putri Sakinah pada 26 Desember 2025.

Tim SAR gabungan, dipimpin RIB KPJ 2007 milik Ditpolair Polda NTT, pertama kali melihat jenazah dalam posisi telungkup mengenakan celana oranye sekitar pukul 08.45-08.47 WITA. Jenazah langsung dievakuasi ke RSUD Labuan Bajo untuk identifikasi medis dan visum, tiba sekitar pukul 10.00 WITA.

Penyisiran dimulai oleh tim RIB KPJ 2007 milik Ditpolair Polda NTT, yang pertama kali melihat jenazah mengapung dalam posisi telungkup dan mengenakan celana oranye.

Tim SAR langsung mendekati, mengangkat jenazah ke kapal, dan membawanya ke RSUD Labuan Bajo untuk identifikasi medis serta visum.​​

Kepala Kantor SAR Maumere Fathur Rahman sebagai SMC mengonfirmasi identitas setelah proses DVI bersama Polres Manggarai Barat dan keluarga. Sebelumnya, jenazah perempuan diduga putri Fernando ditemukan pada 29 Desember di utara Pulau Seraya, sementara dua anak lainnya masih dicari.

Kronologi Tragedi KM Putri Sakinah

Kapal wisata berkapasitas 27 GT itu membawa 11 orang, termasuk Fernando, istri, empat anaknya (usia 7-12 tahun), pemandu wisata, dan empat ABK. Berangkat dari Pelabuhan Marina Waterfront Labuan Bajo pukul 13.00 WITA menuju Pulau Kambing, kapal mengalami musibah di Selat Padar (23 mil laut dari pelabuhan).

  • Pukul 20.30-20.45 WITA: Mesin mati di tengah cuaca ekstrem dengan ombak 2-3 meter dan gelap malam.

  • Sekitar pukul 21.00 WITA: Kapal terbalik dan tenggelam akibat swell mendadak setelah gelombang tinggi menghantam.

Tujuh orang dievakuasi hidup-hidup oleh kapal Nepton dan tim SAR gabungan (Basarnas, TNI AL, KSOP) pada Sabtu dini hari. Serpihan kapal dan barang-barang penumpang ditemukan di hari-hari berikutnya.

Kabid Humas Polda NTT Kombes Henry Novika Chandra menguatkan temuan dengan detail visum dan protokol DVI. Kapolda NTT Irjen Rudi Darmoko memerintahkan perpanjangan operasi pencarian dua korban tersisa.**

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Aksi Demo Buruh ke DPR Berubah Jadi Perayaan Bersama Presiden Prabowo di Monas

1 Mei 2026 - 09:51 WIB

Tasyakuran May Day, Bupati Jombang Serahkan Penghargaan kepada PUK Naker dan Perusahaan

1 Mei 2026 - 08:58 WIB

Kades Hoho Semangati Polisi agar Segera Menangkap Pelaku Teror Bom Molotov di Rumahnya

30 April 2026 - 22:46 WIB

Kriminologi 500 Tahun Jakarta (11): Prostitusi Batavia, Sari yang Dihapus

30 April 2026 - 21:09 WIB

Andrie Yunus Tidak Hadir dalam Sidang Perdana Penyiraman Air Keras di Peradilan Militer

30 April 2026 - 14:51 WIB

Kebakaran Besar Melanda Apartemen Mediterania Tanjung Duren, Sebanyak 22 Damkar Dikerahkan

30 April 2026 - 14:11 WIB

Lima Penjaga Sengaja Bakar Gudang Rokok Suket Teki Kerugian Rp 7 Miliar, Ternyata Ini Penyebabnya

30 April 2026 - 13:48 WIB

Sebar Iklan Haji Fiktif, Polisi Makkah Gerebek dan Meringkus Tiga WNI

30 April 2026 - 12:03 WIB

Bangun Flyover di 1.800 Titik Perlintasan KA, Prabowo: Rp 4 Triliun Bantuan dari Presiden Ya!

29 April 2026 - 15:43 WIB

Trending di Headline