Menu

Mode Gelap

Hukum

Indonesia Negara No 2 dengan Sugar Daddy Terbanyak, Perlu Edukasi untuk Korban

badge-check


					Indonesia Negara No 2 dengan Sugar Daddy Terbanyak, Perlu Edukasi untuk Korban Perbesar

Penulis: Jayadi |. Editor: Aditya Prayoga

JAKARTA, SWARAJOMBANG.COM- Pengacara kondang, Hotman Paris Hutapea, merasa heran dengan sebagian masyarakat Indonesia yang mempertanyakan mengapa ia sering membahas perselingkuhan. Menurutnya, topik tersebut adalah realitas yang terjadi di sekitar kita dan perlu dibahas secara terbuka.

“Kalau masyarakat Indonesia, setiap Hotman membuat konten tentang kehamilan, tentang perselingkuhan, selalu sebagian menghujat katanya itu tidak boleh dibicarakan,” ujarnya. Hotman Paris merasa bahwa orang-orang yang menghujatnya tidak hidup dalam dunia nyata dan cenderung munafik.

Hotman Paris kemudian mencontohkan beberapa realitas yang sering terjadi, seperti banyaknya apartemen di Jakarta yang ditinggali oleh pacar-pacar simpanan dan tempat kos yang dihuni oleh pasangan kumpul kebo.

Baca juga: Warga Jatim Desak Pengampunan Pajak Bermotor, Gubernur Khofifah Bagi-bagi Bansos dan THR

Kisah 4 Tahun Lalu Berujung Ridwan Kamil dan Lisa Mariana Bersiap Tempuh Jalur Hukum

“Anda tahu sekian ribu kamar apartemen di Jakarta ini ditinggali oleh pacar-pacar simpanan? Kamu tahu nggak itu? Atau kamu memang tinggal di daerah kumuh sehingga kamu tidak tahu?” tanyanya. Ia juga menyebutkan bahwa Indonesia menduduki peringkat kedua sebagai negara dengan jumlah sugar daddy tertinggi di dunia.

Menurut Hotman Paris, perselingkuhan adalah masalah sosial yang perlu dibahas secara terbuka agar masyarakat mendapatkan edukasi dan pemahaman hukum yang benar.

Ia merasa perlu memberikan pendidikan kepada masyarakat tentang hak-hak perempuan yang menjadi korban perselingkuhan, seperti hak untuk menuntut DNA dan hak untuk menggugat secara perdata atau melaporkan ke polisi.

“Makanya saya sering membahas tentang mengecek DNA. Itu kan perlu aspek hukumnya, perlu pendidikan. Bagaimana cewek itu bisa menuntut haknya? Apakah dia berhak menggugat perdata? Apakah berhak lapor polisi? Apakah dia berhak menuntut DNA? Itu adalah sesuatu pendidikan yang harus diberikan kepada masyarakat.’ tegasnya

Hotman Paris juga menyindir orang-orang yang hanya bisa mencibir tanpa memberikan solusi atau pengetahuan yang bermanfaat. “Tidak seperti kamu, otaknya hanya nyinyir, nyinyir, nyinyir, tapi pengetahuan tidak ada, dan iri. Ingat, orang nyinyir itu tidak pernah kaya, tahu?” tegasnya.***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Eleonora Incardona, Presenter Piala Dunia `Wakili` Italia

18 Juni 2026 - 19:59 WIB

Izabel Kovacic WAGs Cantik Kroasia

17 Juni 2026 - 18:57 WIB

Argentina Nomor Satu untuk Fans Terseksi Piala Dunia 2026

16 Juni 2026 - 20:26 WIB

Pacar Neymar Pamer Dada di Piala Dunia 2026

15 Juni 2026 - 20:08 WIB

Nekad Maling Motor, Dua Remaja Diringkus Polisi

15 Juni 2026 - 12:47 WIB

Gabriela Moura Fans Brasil Panaskan Piala Dunia 2026

14 Juni 2026 - 19:35 WIB

Tetap Sehat Meski Begadang Nonton Piala Dunia

12 Juni 2026 - 19:44 WIB

Manggung di Hadapan Miliaran Penonton, Shakira Tetap Tak Dibayar

12 Juni 2026 - 19:04 WIB

Mobil Tabrak Belakang Truk, 1 Tewas dan 1 Luka Parah

12 Juni 2026 - 14:26 WIB

Trending di Hukum