Menu

Mode Gelap

Headline

Evakuasi Penderita Diabetis Jipurapah ke RS Ploso, Khiorul Huda: Kami Ingin Warga Mendapat Layanan Medis Layak

badge-check


					Plt Camat Plandaan, Jombang, Khoirul Huda, S.Sos bersama pejabat kecamatan melakukan evakuasi seorang warga Jipurapah, lokasi terpencil ke RS Ploso, agar mendapatkan perawatan medis lebih baik, Jumat 31 Oktober 2025. Foto: jombangkab.go.id Perbesar

Plt Camat Plandaan, Jombang, Khoirul Huda, S.Sos bersama pejabat kecamatan melakukan evakuasi seorang warga Jipurapah, lokasi terpencil ke RS Ploso, agar mendapatkan perawatan medis lebih baik, Jumat 31 Oktober 2025. Foto: jombangkab.go.id

Penulis: Arief Hendro Soesatyo   |    Editor: Priyo Suwarno

JOMBANG, SWARAJOMBANG.COM– Pemerintah Kecamatan Plandaan kembali menunjukkan kepedulian yang hangat untuk warganya. Pada Jumat, 31 Oktober 2025, Plt Camat Plandaan, Khoirul Huda, ikut langsung memimpin evakuasi seorang warga penderita diabetes dari Dusun Kedungdendeng, Desa Jipurapah.

Lokasi ini  memang terkenal sebagai wilayah yang cukup terpencil, dan membawa pasien dibawa ke RSUD Ploso agar bisa mendapat perawatan yang lebih baik.

Proses evakuasi ini berjalan lancar berkat kerja sama Babinsa Desa Jipurapah, Pendamping PKH Plandaan, dan tim kesehatan dari Puskesmas Plandaan. Mereka bahu-membahu memastikan pasien sampai tujuan dengan aman dan nyaman.

Khoirul Huda menyampaikan bahwa ini adalah bentuk perhatian nyata pemerintah kecamatan kepada masyarakat, terutama bagi yang kesulitan mendapatkan akses pelayanan kesehatan.

“Kami ingin semua warga, tanpa terkecuali, bisa mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak. Kerja sama yang solid antara pemerintah, tenaga kesehatan, dan aparat desa sangat membantu mewujudkan ini,” ujar Khoirul.

Warga di sekitar lokasi evakuasi pun tampak berterima kasih dan merasa lega melihat pemerintah hadir langsung membantu warganya yang membutuhkan.

Kisah evakuasi ini menjadi bukti bahwa Kecamatan Plandaan sungguh peduli dan berkomitmen memberikan yang terbaik, khususnya bagi mereka yang tinggal di wilayah sulit dijangkau.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

“Menolak Punah” dan “Pesta Babi”: Antara Kebenaran, Perjuangan dan Larangan!

9 Mei 2026 - 21:46 WIB

Calon Cobek Terbesar di Indonesia untuk Festival Rujak Uleg 2026 Hari Jadi 733 Surabaya

9 Mei 2026 - 20:35 WIB

Tambah Lagi Insiden Tewas Terjun dari Jembatan Cangar: Kasus Keempat Maret- 8 Mei 2026

9 Mei 2026 - 19:01 WIB

Jembatan H Jusuf Hamka Membentang di Sungai Brantas di Jipurafah Plandaan, 24 x 4.5 M Biaya Rp 850 Juta

8 Mei 2026 - 19:50 WIB

Gunung Dukono Maluku Utara Meletus: Warga Jepang dan Cina Tewas, 18 Pendaki Butuh Dievakuasi

8 Mei 2026 - 18:09 WIB

Gunung Dukono, wilayah Maluku Utara, Jumat pagi, 8 Mei 2026. Ternyata sedang ada puluhan wisatawan asing dan domestik sedang berada di puncak. Akibatnya, dua orang tewas dari Cuna dan Jepang. Lima orang luka ringan. Madih ada 18 pendaki butuh bantuan dari BPBD untuk dievakuasi. Foto: instagram@maluku_utara

Beroperasi Sejak 2017, Poltabes Ringkus 14 Sindikat Perjokian Tes Masuk ke Unesa Surabaya

8 Mei 2026 - 16:20 WIB

Catur Adi: Saya Minta Dihukum Mati Saja! Hakim Tipikor Vonis 13 Penjara Dirut Persiba Balikpapan

8 Mei 2026 - 14:49 WIB

4 Gempa Kamis 7 Mei 2026: Terbesar di Selat Sunda Magnetudo 4.6 Tanpa Tsunami

8 Mei 2026 - 09:21 WIB

Bahas Raperda Keamanan Masyarakat, Kartiyono: Libatan Masyarakat Sebanyak-banyaknya

7 Mei 2026 - 19:07 WIB

Trending di Headline