Menu

Mode Gelap

Ekonomi

Disdagrin Jombang Gelar Pasar Murah di Sumberbeji Kabuh, Dalam Tempo 2 Jam Ludes

badge-check


					Antusiaa warga desa Sumberbeji, kecamatan Kabuh. Mereka menyerbu Pasar Murah Disdagrin yang dilaksanakan 1 Desember 2025. Foto: Dok/ Disdagrin Pemkab Jombang Perbesar

Antusiaa warga desa Sumberbeji, kecamatan Kabuh. Mereka menyerbu Pasar Murah Disdagrin yang dilaksanakan 1 Desember 2025. Foto: Dok/ Disdagrin Pemkab Jombang

Penulis: Arief  Hendro Soesatyo   |    Editor: Priyo Suwarno

JOMBANG, SWARAJOMBANG.COM-  Dinas Perdagangan dan Industri (Disdagrin) Pemkab Jombang terus menggelar pasar murah (PM) di seluruh wilayah jelang Nataru (Natal dan Tahun Baru) 2025. Hal ini untuk mengantisipasi lonjakan harga komoditas pangan yang selalu terjadi.

Pada bulan desembe, menjelasn Natal dan tahun baru harga harga di komoditi bahan makanan selalu naik, untuk meringankan beban masyarakaat Dinas Perdagangan dan Industri (Disdagrin) Pemkab Jombang terus menggelar Pasar Murah (PS) di seluruh wilayah Jombang.

Pada tanggal 1 Desember 2025, Disdagri Jimbang menggelar pasar murah di pendopo desa Sumberberji, kecamatan Kabuh, Jombang, demikian penjelasan Yustinus Haris Eko Prastijo, Kepala Bidang (Kabid) Sarana Perdagangan dan Barang Pokok Penting (Sarpras Bapokting) Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagrin) Kabupaten Jombang.

Warga masyarakat terutama ibu-ibu rumah tangga langsung menyebut Pasar Murah di lokasi pendopo Sumberbeji, hanya dalam tempo dua jam saja khusunya berat habis ludes diborong warga.

Komoditas ini dipilih untuk menekan inflasi bahan pokok menjelang akhir tahun, dengan distribusi langsung ke masyarakat di 30 desa termasuk Kecamatan Kabuh. Harga dijual lebih rendah dari HET untuk tingkatkan daya beli dan pantau stabilitas pasar.​

Pada gelaran pasar Murah di Sumberbeji, tampak minat masyarak membeli komoditas pangan  sangat besar, meningat harga yang dijual lebih murah dari harga di pasar dan retil umum.

Dalam program Pasar Murah Disdagrin Jombang periode Desember 2025, komoditas utama yang dijual meliputi beras SPHP, telur ayam, gula pasir, minyak goreng (merek Minyakita, Lasami, detergen bubuk, dan pasta gigi dengan harga di bawah pasaran.​

  • Beras SPHP dari Bulog sebagai stok utama untuk kebutuhan pokok.​

  • Telur ayam petelur untuk mendukung protein hewani murah.​

  • Gula pasir konsumsi rumah tangga.​

  • Minyak goreng kemasan berbagai merek (Minyakita, Lasami, Kelapa Mas).​

  • Detergen bubuk dan pasta gigi sebagai pendukung kebutuhan harian.​ **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Beri Proyeksi Ekonomi Buruk, Bank Dunia Minta Maaf

21 April 2026 - 21:19 WIB

Harga Minyak Goreng Kemasan Naik, Mendag Ungkap Penyebab 

21 April 2026 - 21:09 WIB

Pertamax Turbo Tembus Rp 19.400 di Jakarta

21 April 2026 - 21:03 WIB

Kontribusi 2025 Hanya 25,6 %, Dewan Rekomendasi Bupati agar Naikkan PAD Jombang

21 April 2026 - 20:53 WIB

Polres Jombang Ungkap Temuan Jasad di Megaluh, Korban Pembunuhan di Purwoasri Kediri

21 April 2026 - 17:01 WIB

Kebakaran Timpa Gedung Bina Pemerintahan Desa Kemendagri, Penyebabnya Masih Misterius

21 April 2026 - 14:35 WIB

Aksi Massa APM Kepung Gedung DPRD Kaltim, Paksa Dewan Ajukan Hak Angket terhadap Gubernur Rudi Mas’ud

21 April 2026 - 13:27 WIB

Jepang Tenang Hadapi Tsunami 3 Meter, Efek Gempat Magnetudo 7.4

21 April 2026 - 12:26 WIB

PKB Mobil Listrik: Wuling AirEV Rp3,78 Juta, BYD Atto 1 Rp4,95 Juta

20 April 2026 - 21:04 WIB

Trending di Ekonomi