Penulis: Jacobus E Lato | Editor: Yobie Hadiwijaya
JAKARTA, SWARAJOMBANG.COM-Carmen, anggotaHearts2Hearts (H2H), menjadi sorotan sebagai salah satu talenta muda asal Indonesia yang berhasil menembus industri hiburan Korea Selatan. Kehadirannya di panggung K-pop dinilai sebagai pencapaian besar bagi representasi anak muda Indonesia di level global.
Pemilik nama lengkap Nyoman Ayu Carmenita ini lahir di Bali pada 28 Maret 2006. Ia tumbuh di lingkungan keluarga yang dekat dengan dunia seni, sehingga sejak kecil sudah terbiasa dengan musik dan pertunjukan.
Darah seni Carmen mengalir kuat dari kedua orang tuanya yang merupakan pengelola sanggar seni di Pulau Dewata. Neneknya bahkan dikenal sebagai penari legendaris yang pernah tampil di hadapan Presiden Soekarno pada masa silam.
Ketertarikannya pada dunia hiburan membawanya mengikuti berbagai kegiatan seni hingga ke tingkat internasional. Pengalaman tersebut menjadi bekal penting sebelum akhirnya ia memutuskan meniti karier di industri K-pop.
Perjalanan Carmen berlanjut saat ia bergabung sebagai trainee di SM Entertainment pada 2022. Selama masa pelatihan, ia menjalani proses yang ketat, mulai dari vokal, tari, hingga pembentukan karakter sebagai idol.
Setelah melalui masa trainee, Carmen resmi diperkenalkan sebagai anggota Hearts2Hearts pada awal 2025. Ia kemudian debut bersama grup tersebut pada 24 Februari 2025 lewat single album bertajuk ‘The Chase’.
Dalam grup, Carmen berperan sebagai vokalis dan menjadi satu-satunya anggota asal Indonesia. Pencapaiannya ini menjadikannya sebagai idol perempuan Indonesia pertama yang debut di bawah SM Entertainment.
Sejak debut, Carmen aktif tampil dalam berbagai promosi dan konten bersama Hearts2Hearts. Ia juga dikenal memiliki kemampuan bahasa yang baik, yang mendukung aktivitasnya di industri hiburan internasional.

Namanya menjadi sorotan usai menjadi tamu undangan dalam jamuan makan siang kenegaraan Indonesia-Korea Selatan di Blue House, Rabu 1 April 2026. Dalam momen tersebut, ia bahkan berfoto bersama Presiden Indonesia Prabowo Subianto dan Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung.
Momen pertemuannya dengan kedua kepala negara tersebut semakin memperkuat posisinya sebagai figur muda Indonesia di kancah internasional. Kehadirannya tidak hanya mencerminkan prestasi pribadi, tetapi juga menjadi simbol kontribusi generasi muda dalam hubungan antarnegara.
Kehadiran Carmen tidak hanya memperluas kiprah pribadinya, tetapi juga membuka jalan bagi talenta Indonesia lainnya untuk bersaing di industri global. Ia kini menjadi salah satu figur yang menginspirasi generasi muda untuk berani mengejar mimpi hingga ke panggung dunia.***











