Penulis: Jayadi | Editor: Aditya Prayoga
JAKARTA, SWARAJOMBANG.COM-Pakar Leadership Development dan Team Performance, Rez Harditya, mengungkap temuan mencengangkan yang pernah dirilis CIA pada 1940-an. Lewat akun Instagram pribadinya, Rez menjelaskan bahwa lembaga intelijen Amerika Serikat itu pernah menerbitkan panduan sabotase organisasi dari dalam.
“Dokumen itu isinya panduan spesifik untuk menghancurkan organisasi. Cara-cara yang kelihatannya simpel, tapi efeknya gede banget,” ujar Rez, yang memiliki pengalaman lebih dari 18 tahun di industri teknologi dan kreatif.
Ia merinci beberapa poin penting dari dokumen tersebut yang kerap tanpa disadari masih terjadi di lingkungan kerja saat ini:
- Semua kegiatan harus melewati proses resmi yang rumit, disertai regulasi dan dokumentasi berlebihan. Hal ini sengaja dibuat agar proses kerja terasa berat.
- Perbanyak rapat, undang banyak orang, dan bahas semua detail secara panjang lebar. Tujuannya: mempersulit pengambilan keputusan.
- Berikan arahan yang ambigu dan tidak lengkap kepada tim, agar mereka kebingungan dalam bekerja.
- Fokus pada pekerjaan yang tidak berguna, dan berikan tugas penting kepada orang yang kinerjanya paling buruk.
- Turunkan moral tim dengan mempromosikan karyawan berkinerja buruk dan menyulitkan mereka yang berkinerja baik.
- Ciptakan isu dan gosip di internal organisasi agar perhatian karyawan teralihkan dan produktivitas terganggu.
“Mirisnya, pola sabotase ini justru banyak ditemui di budaya korporat hari ini,” kata Rez. “Pantas saja banyak tim yang nggak berkembang, karena tanpa sadar menerapkan hal-hal yang terbukti bisa menghancurkan perusahaan dari dalam.”****











