Penulis: Sri Muryanto | Editor: Priyo Suwarno
JOMBANG, SWARAJOMBANG.COM – Mobil ambulans tampak sibuk lalu‑lalang mengangkut belasan penumpang Bus Restu yang terguling di jalan tol KM 687, Desa Kedunglosari, Kecamatan Tembelang, Kabupaten Jombang, pada Kamis malam (2/4/2026).
Bus Restu terguling di ruas Tol Jombang–Mojokerto (Jomo) KM 687 saat dalam perjalanan dari Madiun ke Surabaya, diduga karena pecah ban sehingga kendaraan oleng lalu masuk ke median jalan tol.
Peristiwa ini membuat sejumlah penumpang berhamburan di jalan tol dan beberapa lainnya tergeletak di area bahu dan median, sehingga puluhan ambulans dari berbagai RS terdekat dikerahkan untuk evakuasi.
Kecelakaan ini mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan 11 orang luka berat, sedangkan total penumpang diperkirakan sekitar 34 orang termasuk sopir dan kondektur.
Polisi dan pihak jasa marga langsung melakukan olah TKP, pengaturan lalu lintas, serta penanganan korban, sementara arus lalu lintas dari Jombang ke Surabaya sempat tersendat beberapa jam akibat evakuasi bus dan pasien.
Jasa Marga dan Astra Tol Jomo mengkonfirmasi bahwa bus mengalami kecelakaan tunggal di KM 689+500 jalur Jombang–Surabaya, dengan bus terguling ke median tol dan melintang ke badan jalan.
Pihak pengelola tol langsung mengerahkan petugas, membantu pengaturan lalu lintas, serta mengevakuasi korban bersama aparat kepolisian dan ambulans RS terdekat akibat gangguan arus lalu lintas di sekitar KM 689.
Nama bus: PO Restu (Bus Restu)., Nomor polisi (nopol) bus: N 7088 UG. Nama sopir: Nuril (disebut sebagai pengemudi Nuril dalam keterangan Kanit PJR Jatim 3). Bus ini terguling di KM 689+500 jalur A Tol Jombang–Mojokerto, Kamis (2/4/2026) malam, saat melaju dari arah Madiun menuju Surabaya.
Hingga saat ini, tidak ada sumber media yang memuat daftar lengkap nama‑nama 11 penumpang Bus Restu yang luka berat dan masuk rumah sakit setelah kecelakaan di Tol Jombang–Mojokerto KM 689+500 (2/4/2026).
-
Awal perjalanan
Bus Restu PO Restu dengan nomor polisi N 7088 UG, dikemudikan sopir Nuril, melaju dari arah Madiun menuju Surabaya di jalur cepat Tol Jombang–Mojokerto (Jomo). -
Bus penuh penumpang
Bus membawa total 34 orang (termasuk sopir dan kondektur), dengan kondisi penumpang duduk memenuhi kursi. -
Pecah ban belakang kanan
Saat melaju di KM 689+500 jalur A, bus mengalami pecah ban belakang kanan, yang menyebabkan kendaraan kehilangan kendali dan oleng ke kanan. -
Bus masuk median dan terguling
Bus oleng ke kanan, masuk ke median jalan (parit median tengah), lalu terguling dan berhenti dalam posisi melintang, sebagian badan bus menyusup ke lajur berlawanan arah. -
Kecelakaan tunggal
Kejadian ini merupakan kecelakaan tunggal; bus tidak menabrak kendaraan lain, hanya terperosok dan terguling di sekitar KM 689+500 Tol Jomo. -
Waktu kejadian
Kecelakaan terjadi sekitar pukul 20.00–20.30 WIB, Kamis (2/4/2026) malam. -
Kondisi penumpang di TKP
Sejumlah penumpang terlempar keluar, tergeletak di badan jalan dan median, serta terjadi kepanikan di lokasi. -
Evakuasi dan penanganan
Petugas PJR, Jasa Marga/Astra Tol Jomo, dan petugas medis mendatangi lokasi, lalu mengevakuasi korban dengan puluhan ambulans menuju RSUD Jombang. -
Korban dan luka
Dalam insiden ini, 1 orang meninggal dunia dan sekitar 11–15 orang mengalami luka berat -
Dampak arus lalu lintas
Kejadian mengakibatkan arus lalu lintas dari Jombang ke Surabaya tersendat beberapa jam karena proses evakuasi bus dan penanganan korban. **











