Menu

Mode Gelap

Uncategorized

112 Warga Jadi Korban Ledakan Pipa Gas Petronas di Selangor Malaysia

badge-check


					Pipa gas milik Petronas Malaysia meledak di negara bagian Selangor, 1 April 2025, menyebabkan 112 warga terluka. 
Instagram@info.negeri Perbesar

Pipa gas milik Petronas Malaysia meledak di negara bagian Selangor, 1 April 2025, menyebabkan 112 warga terluka. Instagram@info.negeri

SELANGOR, SWARAJOMBANG.COM– Sebuah pipa gas milik Petronas meledak di Putra Heights, Selangor, Malaysia, menyebabkan kebakaran besar dan melukai banyak orang, terjadi sekitar pukul 08.10, hari Selasa, 1 April 2025.

Menurut pemerintah Malaysia akibat pipa gas meledak  menyebabkan lebih dari 112 orang terluka, dengan banyak yang dirawat di rumah sakit dan pusat bantuan sementara yang didirikan di lokasi. Pihak berwenang terus memantau situasi dan memberikan informasi terbaru kepada publik mengenai upaya pemadaman dan keselamatan

Kebakaran dimulai sekitar pukul 08.10 pagi waktu setempat, ketika tim pemadam kebakaran menerima laporan darurat3. Api yang berkobar terlihat dari jarak beberapa kilometer dan mencapai ketinggian lebih dari 100 meter35. Suara ledakan terdengar hingga radius 200 meter, menyebabkan kepanikan di kalangan warga yang tengah merayakan Idulfitri.

Penyebab: Kebakaran dipicu oleh kebocoran pada pipa gas yang diperkirakan memiliki panjang sekitar 500 meter. Pihak berwenang masih menyelidiki penyebab pasti dari kebocoran tersebut.

Tindakan Penanggulangan: Sebanyak 41 petugas pemadam kebakaran dikerahkan dari sembilan stasiun untuk mengendalikan api. Katup pada pipa yang terkena dampak telah ditutup untuk mencegah kebocoran lebih lanjut.

Kejadian ini menarik perhatian luas di media sosial dan menjadi perhatian publik karena dampaknya yang signifikan terhadap keselamatan warga sekitar. Pihak berwenang terus memantau situasi dan memberikan pembaruan mengenai kondisi para korban serta langkah-langkah pemulihan yang sedang dilakukan.

Pemerintah Malaysia dan Petronas telah mengeluarkan beberapa pernyataan terkait insiden kebakaran besar yang disebabkan oleh ledakan pipa gas di Putra Heights, Selangor, pada 1 April 2025. Berikut adalah ringkasan dari pernyataan tersebut:

Mereka menyatakan bahwa pipa yang terkena dampak telah diisolasi dan katup pada pipa tersebut telah ditutup untuk menghentikan aliran gas. Petronas juga menegaskan bahwa tiga pompa bensin di dekat lokasi kebakaran ditutup sementara sebagai langkah pencegahan.

Pernyataan Menteri Perumahan dan Pemerintah Daerah,  Nga Kor Ming, Menteri Perumahan dan Pemerintah Daerah, mengonfirmasi bahwa ia telah menerima laporan resmi dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Selangor. Ia menyatakan bahwa penyelidikan akan dilakukan untuk menentukan penyebab pasti dari insiden tersebut.

Pernyataan Kepala Menteri Selangor: Amirudin Shari, Kepala Menteri Selangor, mengingatkan masyarakat untuk menjauhi area kebakaran hingga situasi benar-benar aman. Ia menekankan pentingnya mengendalikan kebakaran dan menyelamatkan korban yang terjebak di sekitar lokasi.

Insiden ini menyebabkan lebih dari 112 orang terluka, dengan banyak yang dirawat di rumah sakit dan pusat bantuan sementara yang didirikan di lokasi. Pihak berwenang terus memantau situasi dan memberikan informasi terbaru kepada publik mengenai upaya pemadaman dan keselamatan.**

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Trump Tuding Paus Leo XIV Terlalu Liberal dan Lemah

13 April 2026 - 17:27 WIB

Saat Mengitari Sisi Jauh Bulan, Artemis II akan Hilang Kontak dengan Bumi 

4 April 2026 - 20:22 WIB

Darkweb Pecahkan Surat dari Iblis yang Ditulis Biarawati Abad ke-17

18 Maret 2026 - 21:05 WIB

Daftar Tokoh Iran yang Dikaitkan dengan Hadiah 10 Juta Dolar

14 Maret 2026 - 20:59 WIB

China Sukses Cangkok Paru-paru Babi ke Manusia

2 Maret 2026 - 16:04 WIB

Gubernur Korea Selatan Dikecam Usai Usul Impor Perawan Vietnam

9 Februari 2026 - 14:50 WIB

Dibawa ke Markas DEA, Maduro: Good Night, Happy New Year!

4 Januari 2026 - 12:38 WIB

Tujuh Ledakan Besar di Caracas, Venezuela Tuduh Serangan AS

3 Januari 2026 - 16:13 WIB

Ukraina Bantah Menyerang Rusia Menggunakan 91 Drone

31 Desember 2025 - 15:09 WIB

Trending di News