Penulis: Yusran Hakim | Editor: Priyo Suwarno
AUSTRLIA, SWARAJOMBANG.COM — Pembalap muda Indonesia Veda Ega Pratama,17, berhasil menorehkan catatan sejarah balap dunia, setelah berhasil meraih posisi pole‑position atau start terdepan pada sesi kualifikasi Moto3 Grand Prix Australia di Sirkuit Phillip Island, Sabtu, 24 Oktober 2026.
Keberhasilan ini menjadi yang pertama bagi pembalap tanah air sejak keikutsertaan Indonesia di kejuaraan dunia balap roda dua kelas Grand Prix.
Pembalap berusia yang memperkuat tim Honda Team Asia ini tidak mendapatkan jalan mudah menuju posisi terdepan.
Pada sesi latihan bebas utama, ia hanya finis di peringkat ke‑16, yang berarti harus turun lebih awal ke babak kualifikasi pertama (Q1) untuk memperebutkan tiket masuk ke babak penentuan posisi start utama.
Di tengah persaingan ketat, Veda berhasil melaju ke peringkat keempat Q1 dan berhak melanjutkan ke babak Q2.
Tantangan terbesar datang pada sesi Q2, ketika cuaca berubah mendadak dengan turun hujan lokal yang membuat permukaan lintasan licin dan sulit diprediksi.
Banyak pembalap kesulitan menemukan ritme balap yang tepat, namun Veda justru tampil percaya diri.
Pada detik‑detik terakhir sesi, ia melesat mencatatkan waktu tercepat 1 menit 35,299 detik.
Catatan itu berhasil mengungguli juara dunia Moto3 bertahan Maximo Quiles dengan selisih sangat tipis hanya 0,021 detik.
Kelima pembalap yang mendapatkan posisi start terdepan adalah:
* Veda Ega Pratama (Honda Team Asia) di posisi pertama
* Maximo Quiles (CFMOTO Gaviota Aspar Team)
* Joel Kelso (GRYD Racing), Joel Esteban (LEVEL UP‑MTA),
* Eddie O’Shea (GRYD Racing).
* Joel Esteban. Level U MTA
5. Efdie O’Shea, GRYD Racing
Keberhasilan ini disambut gembira oleh penggemar balap di dalam negeri. Sebelumnya, pembalap Indonesia pernah menembus barisan depan kualifikasi, namun belum ada yang berhasil merebut posisi terdepan secara penuh.
Manajemen tim Honda Team Asia menyebut prestasi ini sebagai bukti kerja keras berbulan‑bulan dalam persiapan fisik, teknis, dan analisis lintasan.
Meskipun telah meraih posisi start terbaik, perjuangan Veda belum selesai. Balapan utama Moto3 GP Australia yang berdurasi 21 lap akan digelar besok Minggu, 25 Oktober 2026, pukul 07.00 WIB.
Posisi terdepan bukan jaminan kemenangan, karena lintasan Phillip Island terkenal dengan kecepatan tinggi dan perubahan cuaca yang tak terduga.
Para pengamat balap menyatakan bahwa pencapaian Veda menjadi titik terang pembinaan pembalap muda Indonesia.
Semua pihak berharap, prestasi ini dapat mendorong lebih banyak dukungan bagi talenta balap tanah air agar mampu bersaing di panggung dunia.
Seluruh mata penggemar Indonesia kini tertuju pada penampilan Veda esok pagi untuk memperebutkan podium bahkan kemenangan pertama di seri Moto3.**











