Menu

Mode Gelap

Lifestyle

Metabolisme Tubuh Memburuk Akibat Diet Yoyo

badge-check


					Metabolisme Tubuh Memburuk Akibat Diet Yoyo Perbesar

Penulis: Mulawarman | Editor: Yobie Hadiwijaya

JAKARTA, SWARAJOMBANG.COM-Diet Yoyo atau weight cycling adalah pola turun berat badan lalu naik kembali secara berulang dalam waktu singkat. Banyak kasus dipicu pola diet ekstrem dan pembatasan kalori tidak realistis untuk jangka panjang.

Dampak utamanya adalah penurunan laju metabolisme basal akibat tubuh masuk ke dalam mode penghematan energi. Berkurangnya massa otot memperburuk metabolisme sehingga kapasitas pembakaran kalori tubuh menjadi semakin rendah.

Diet yoyo tidak hanya memengaruhi berat badan, tetapi juga menimbulkan berbagai dampak negatif yang serius bagi kesehatan. Pentingnya memahami efek dari diet yoyo agar kamu terhindar dari pola perubahan berat badan yang tidak baik.

Lalu, apa saja efek diet yoyo bagi kesehatanmu? Yuk, kenali beberapa di antaranya yang wajib diwaspadai, dilansir dari berbagai sumber:

1. Penurunan Basal Metabolic Rate (BMR) jangka Panjang

Penurunan berat badan drastis akibat diet yoyo membuat tubuh menganggapnya sebagai kondisi krisis energi. Tubuh kemudian memperlambat pembakaran energi untuk mempertahankan cadangan yang tersisa lebih lama.

Metabolisme menjadi lebih lambat bahkan setelah diet selesai dijalani. Akibatnya, tubuh lebih hemat energi sehingga penurunan berat badan berikutnya semakin sulit dicapai.

2. Gangguan hormon dan keseimbangan tubuh

Diet yoyo dan fluktuasi berat badan ekstrem dapat mengganggu keseimbangan hormon leptin dan grelin tubuh. Kondisi ini memengaruhi sinyal lapar dan kenyang yang diatur oleh sistem hormonal.

Saat berat badan turun drastis, leptin menurun sehingga tubuh merasa lebih lapar meskipun asupan cukup. Sementara itu, grelin meningkat setelah penurunan berat badan dan memperkuat rasa lapar.

3. Kesulitan menurunkan berat badan

Setelah siklus diet yoyo berulang, tubuh menjadi lebih sensitif terhadap penurunan asupan kalori. Mekanisme pertahanan diaktifkan sehingga metabolisme melambat dan penyimpanan lemak menjadi lebih efisien.

4. Kehilangan kekuatan otot

Salah satu dampak diet yoyo adalah berkurangnya massa otot selain penurunan lemak tubuh. Saat berat badan naik kembali, lemak lebih mudah pulih dibandingkan jaringan otot yang hilang.

Jika siklus ini berulang, massa otot dapat terus menurun dari waktu ke waktu. Kehilangan otot membuat tubuh menjadi lebih lemah dan kurang bertenaga secara keseluruhan.***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Ferran Torres Tetap Bersinar di Final Piala Dunia Meski Putus Cinta

22 Juli 2026 - 18:36 WIB

Presenter TV Bikin Heboh Pamer Kaki Jenjang

21 Juli 2026 - 19:07 WIB

Ada Adegan Hot Cinta Laura di Series WeTV ‘Sleeping With The Enemy’

18 Juli 2026 - 06:11 WIB

Hati Pacar Bek Argentina Berkebangsaan Inggris Terbelah

16 Juli 2026 - 20:29 WIB

Tate McRae Hadir di Piala Dunia, Penampilannya Langsung Viral

15 Juli 2026 - 20:30 WIB

Rahasia Menua dengan Indah: Jalan-jalan Sambil Kentut

13 Juli 2026 - 20:41 WIB

Daun Sirih Bisa Lindungi Beras dari Kutu

13 Juli 2026 - 20:26 WIB

Stephen Chow Kembali Lewat Kung Fu Soccer, Transformasi Dilraba Dilmurat Curi Perhatian

9 Juli 2026 - 19:09 WIB

Setelah Mengatakan akan ‘Berhubungan Seks’ dengan Kylie Minogue, PM Albanese Minta Maaf

7 Juli 2026 - 19:29 WIB

Trending di Lifestyle