Menu

Mode Gelap

Ekonomi

Presiden Prabowo Tinjau KDMP Nglawak: Jual LPG Rp16.000, Migor Rp15.700/ L, Beras SPHP Rp10.000/ Kg

badge-check


					Presiden Prabowo Tinjau KDMP Nglawak: Jual LPG Rp16.000, Migor Rp15.700/ L, Beras SPHP Rp10.000/ Kg Perbesar

Penulis: Sri  Muryanto |  Editor: Priyo Suwarno

NGANJUK, SWARAJOMBANG.COM– Presiden Prabowo Subianto meresmikan 1.061 unit Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) di Desa Nglawak, Kecamatan Kertosono, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu, 16 Mei 2026.

Dalam kunjungan tersebut, Presiden langsung meninjau ketersediaan dan harga kebutuhan pokok yang dijual jauh lebih murah dibandingkan harga pasaran umum, guna menjaga daya beli masyarakat dan menekan lonjakan harga yang meresahkan.

Saat meninjau etalase barang, harga yang dipajang dan dipastikan langsung oleh Presiden sangat kontras dengan harga di luar:

– Elpiji 3 kg: Dijual Rp16.000 per tabung, sementara di pasaran umum melonjak hingga Rp20.000.
– Minyak goreng (Minyakita): Rp15.700 per liter, di pasaran biasa mencapai Rp18.000–Rp19.000 per liter. Pembelian dibatasi maksimal 2 liter per warga agar merata.
– Beras SPHP (Stabilisasi Pasokan): Rp10.900 – Rp11.500 per kg, atau sekitar Rp54.500 – Rp57.500 untuk kemasan 5 kg. Di pasar harganya bisa tembus Rp13.000–Rp14.000 per kg.
– Gula pasir, telur, dan tepung juga dijual 10–15 persen lebih murah dari harga rata-rata.

Presiden menegaskan KDMP berfungsi memutus rantai panjang distribusi, sehingga barang langsung dari agen/pemasok ke tangan warga tanpa perantara yang menaikkan harga.

“Ini cara kita pastikan rakyat bisa makan dan memenuhi kebutuhan pokok dengan wajar, tidak terbebani harga yang dimainkan oknum,” ujarnya.

Warga yang hadir dan berbelanja mengaku sangat terbantu dan bersyukur. Anis, salah satu warga yang baru saja membeli elpiji, berkata:

“Tadi saya beli elpiji 3 kilogram ini harganya Rp16.000, jauh lebih murah. Kalau beli di luar, paling murah Rp18.000, kadang sampai Rp20.000. Ada selisih Rp4.000 lho, lumayan banget buat tambah beli yang lain. Senang sekali ada koperasi begini, sangat membantu kami warga desa.”

Sementara itu, Laili Lufianing Dyah, warga lain yang datang membawa anak-anaknya untuk melihat Presiden secara langsung, berharap program ini berjalan terus:

“Senang sekali rasanya, baru pertama kali ada Presiden datang ke desa kami. Harganya memang lebih miring, persis tujuannya untuk membantu yang kurang mampu. Semoga terus berjalan lancar, stok selalu ada, dan kami jadi lebih hemat belanja kebutuhan sehari-hari.”

Sejak diuji coba dua pekan lalu, koperasi ini sudah melayani ribuan warga, dengan omzet harian rata-rata Rp2,5 juta. Program ini akan digelar serentak ke seluruh desa di Indonesia sebagai jaring pengaman ekonomi masyarakat bawah.**

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Pinter Ngaji Layanan NIB Gratis di Jombang, Mei: Pegang Izin untuk Kembangkan Usaha

17 Mei 2026 - 15:06 WIB

Presiden Cabut Sejumlah Kewenangan Polri Dialihkan ke TNI, Andrianus Meliala: Kembali ke Dwi Fungsi ABRI

16 Mei 2026 - 21:54 WIB

Dedi Mulyadi Bayar Denda Rp240 Juta dan Pulangkan 4 TKW yang Disekap di Libya

15 Mei 2026 - 14:06 WIB

Satu Pasien Meninggal, Evakuasi saat Kebakaran di Lantai V Pusat Layanan Jantung RSUD Dr. Soetomo

15 Mei 2026 - 10:22 WIB

HM Basuki Pejabat ‘Rahasia’ KDMP: Rekrutmen Ini adalah Titipan Pejabat Jombang

14 Mei 2026 - 18:19 WIB

Viral Achmat Syahri Main Games dan Merokok Saat Rapat, Besok akan Diperiksa Partai Gerindra

14 Mei 2026 - 13:53 WIB

Gus Ipul Mencopot Dua Pejabat Kemensos, Soal Lelang Sepatu Rp700.000/ Pasang

14 Mei 2026 - 09:24 WIB

Urus NIB Gratis Program Pinter Ngaji Saat CFD depan Pemkab Jombang 17 Mei 2026

13 Mei 2026 - 23:01 WIB

Nadiem: Melampaui Akal Sehat, Saat Dituntut Hukumam 18,5 Tahun Uang Pengganti Rp5,6 Triliun

13 Mei 2026 - 21:43 WIB

Trending di Headline