Menu

Mode Gelap

Lifestyle

Sydney Sweeney Tuai Sorotan karena Peran Cassie

badge-check


					Aktris Sydney Sweenie Perbesar

Aktris Sydney Sweenie

Penulis: Jacobus E Lato | Editor: Yobie Hadiwijaya

JAKARTA, SWARAAJOMBANG.COM-Cara serial “Euphoria” menggambarkan industri seks memicu kontroversi hebat. Adegan yang menampilkan karakter Sydney Sweeney dikritik karena dianggap berlebihan dan tidak akurat.

Menurut Variety , musim ketiga serial hit Euphoria menyajikan cerita yang berani tentang dunia industri dewasa. Salah satu yang menarik adalah alur cerita Cassie (Sydney Sweeney) yang menjadi bintang OnlyFans, menghasilkan uang dari penjualan konten dewasa untuk membiayai pernikahannya.

Penggambaran para kreator konten di OnlyFans dalam serial Euphoria menuai kritik keras. Banyak yang berpendapat bahwa serial tersebut sengaja membuat gambaran yang menggelikan dan tidak akurat tentang para kreator konten di platform tersebut, yang sudah menghadapi prasangka dan ejekan yang cukup besar.

Sydney Leathers, seorang kreator konten untuk OnlyFans, mengatakan kepada Variety bahwa banyak detail dalam film tersebut “absurd dan dilebih-lebihkan seperti kartun,” dan menekankan bahwa beberapa konten Cassie sebenarnya tidak diizinkan di platform tersebut. Menurutnya, peraturan pemrosesan pembayaran semakin ketat, terutama untuk konten sensitif yang melibatkan permainan peran atau gambar yang berpotensi menyesatkan.

Persyaratan layanan OnlyFans juga menyatakan bahwa platform tersebut melarang konten apa pun yang terkait dengan perilaku ilegal atau peniruan topik terlarang seperti eksploitasi anak, kekerasan seksual, bestialitas, atau konten ekstremis lainnya.

Maitland Ward – bintang serial TV Boy Meets World, White Chicks – juga berpendapat bahwa penggambaran kisah Cassie (Sweeney) dalam Euphoria semakin memperkuat stereotip bahwa mereka yang melakukan pekerjaan semacam ini “tidak memiliki batasan moral dan akan melakukan apa saja demi uang.”

“Selalu ada kesalahpahaman bahwa pekerjaan seks identik dengan eksploitasi dan pelecehan. Dan film itu mengubahnya menjadi lelucon. Saya sama sekali tidak menganggapnya lucu,” kata Ward.

Selain itu, beberapa kritikus berpendapat bahwa penggambaran Euphoria terhadap para pembuat konten dewasa semakin memperkuat stereotip bias yang telah lama diterapkan Hollywood pada industri adult.

Sementara itu, sutradara Sam Levinson menjelaskan bahwa ia ingin menciptakan nuansa absurditas dan humor gelap dalam adegan-adegan yang berpusat pada Cassie. Sang pembuat film mengatakan bahwa kru sengaja menggunakan cahaya dari siaran langsung untuk menciptakan kontras antara citra glamor yang ingin diproyeksikan Cassie dan realitas kosong dan menyedihkan di baliknya.****

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Nabila Gardena Viral, Isu Korupsi atau Masalah Rumah Tangga

28 Juli 2026 - 20:14 WIB

Serial Hollywood ‘Reacher Season 4’ Dibintangi Dua Penyanyi Indonesia

27 Juli 2026 - 21:05 WIB

Cicit Raja Kamboja Tampil Memukau di Piala ASEAN 2026

26 Juli 2026 - 19:39 WIB

Ferran Torres Tetap Bersinar di Final Piala Dunia Meski Putus Cinta

22 Juli 2026 - 18:36 WIB

Presenter TV Bikin Heboh Pamer Kaki Jenjang

21 Juli 2026 - 19:07 WIB

Ada Adegan Hot Cinta Laura di Series WeTV ‘Sleeping With The Enemy’

18 Juli 2026 - 06:11 WIB

Hati Pacar Bek Argentina Berkebangsaan Inggris Terbelah

16 Juli 2026 - 20:29 WIB

Tate McRae Hadir di Piala Dunia, Penampilannya Langsung Viral

15 Juli 2026 - 20:30 WIB

Rahasia Menua dengan Indah: Jalan-jalan Sambil Kentut

13 Juli 2026 - 20:41 WIB

Trending di Lifestyle