Penulis: Sri Muryanto | Editor: Priyo Suwarno
TULUNGAGUNG, SWARAJOMBANG.COM- Tinggal di sebuah rumah sederhana di Kelurahan Kutoanyar, Tulungagung, yang menyimpan duka mendalam. Perempuan inisial SR (76 tahun) ditemukan tak bernyawa, terbaring di samping suaminya yang sudah renta dan lemah tak berdaya.
Hati pilu, SR diperkirakan sudah tiada selama tiga hari sebelum tetangga kanan kirinya menyadari akan persitiwa meninggalnya sang nenek.
Kasminto, Ketua RW setempat, dengan suara bergetar menceritakan: “Pada Rabu, 1 April 2026 siang, warga menemukannya. Tubuh SR sudah dingin di sebelah suaminya yang tak bisa bergerak lagi.”
Pasangan malang ini memang sudah lama dirundung penyakit, renta di usia senja, tak mampu lagi mengurus diri sendiri. Hidup mereka bergantung pada cucu yang bekerja serabutan, satu-satunya penopang di tengah kesunyian.
Kejadian pilu bermula dari niat baik warga yang hendak membawakan makanan. Saat menggedor pintu, bau menyengat menusuk hidung—pertanda mengerikan. Pintu terbuka, dan dunia seakan warga mendapati nenek SR sudah meninggal, tubuhnya mulai membusuk dalam kesunyian rumah itu.
Tanpa ragu, warga buru-buru lapor ke Polsek Tulungagung Kota. Petugas Instalasi Kedokteran Forensik dan Medikolegal RSUD dr. Iskak memastikan, SR telah tiada sekitar tiga hari sebelum ditemukan—sebuah pengingat getir akan kerapuhan kehidupan lansia di negeri kita. **











