Menu ✖

Mode Gelap

Nasional

Tragis Tiga Bocah Perempuan SD Tewas di Waduk Menongo Lamongan, Pamit Jalan-jalan Usai Salat Subuh

badge-check


					Warga menemukan jasad tiga bocah perempuan, tenggelam di waduk Menongo, Lamong, Selasa pagi 17 Februari 2026. Foto: Instagram@lamongan.update Perbesar

Warga menemukan jasad tiga bocah perempuan, tenggelam di waduk Menongo, Lamong, Selasa pagi 17 Februari 2026. Foto: Instagram@lamongan.update

Penulis: Sri Muryanto  |   Editor: Priyo Suwarno

LAMONGAN, SWARAJOMBANG.COM- Tiga dari empat anak perempuan usia SD dari Desa Menongo, Kecamatan Sukodadi, Lamongan, Jawa Timur, ditemukan tewas tenggalam  Waduk Menongo, Lamongan, Jawa Timur.

Kasihumas Polres Lamongan Ipda M. Hamzaid, saat dikonfirmasi wartawan, menjelaskan insiden tragis itu, terjadi Selasa pasi, sekitar pukul 05.30 WIB,  17 Febaruari 2026.

Pada saat itu,  ada dua remaja dan satu orang dewasa melintas. Mereka berdua mendengar teriakan minta tolong, bocah perempuan Aisyah Afika, 11,  berhasil diselamatkan setelah berteriak histeris meminta bantuan.

Hamzaid mengutip keterangan saksi warga setempat, mengatakan  sebelumnya melihat keempat anak setelah salat Subuh di musala, menyatakan mereka berpamitan untuk “jalan-jalan pagi”.

Bocah pelajar sekolah dasar itu setelah dievakuasi dan kini menjalani perawatan intensif di Puskesmas Sumberaji. Ternyata, masih ada tiga bocah lainya yang ntenggelam di waduk. Saksi menemukan HP< sandal diduga milik anak-anak itu.

Setelah dilakukan pencarian di waduk, beberapa saat kemudian, jasad bocah itu mulai mengambang. Mereka pun segera dievakuasi.

Nuzulul Rizkiyah (NR) 13 Meninggal Dusun Ngelo RT 02 RW 05, Desa Menongo
Rizki Zainah Habibah (RZH) 9 Meninggal Dusun Ngelo RT 02 RW 05, Desa Menongo
Ummu Kulsum Salsabila Habsah (UKSH) 6 Meninggal RT 02 RW 04, Desa Menongo​
Aisyah Afika (AA) 11 Selamat Desa Menongo

Kapolsek Sukodadi, IPDA/Iptu M. Sokep, langsung ke lokasi untuk investigasi bersama tim SAR gabungan dan warga. Saksi seperti Hamzaid melaporkan kejadian pasca diselamatkan satu anak terjatuh pertama, memicu upaya panjang-menolong yang tragis.

Keterangan saksi mata pada tragedi Waduk Menongo, Lamongan, mengonfirmasi bahwa kejadian bermula dari salah satu anak terpeleset ke udara sekitar pukul 05.00 WIB, diikuti upaya saling tolong-menolong yang tragis karena korban tidak bisa berenang.

IPDA M. Sokep, menyatakan bahwa kejadian tenggelamnya Waduk Menongo murni kecelakaan tanpa unsur kriminal, berdasarkan olah TKP dan temuan barang bukti seperti sandal serta ponsel korban.

Ia menjelaskan peristiwa n tragis ini terjadi  pukul 05.00 WIB saat empat anak bermain usai salat Subuh di musala, lalu jalan-jalan ke waduk; satu terpeleset, tiga lainnya ikut terseret saat panjang-menolong karena tak bisa berenang.

Polisi mengimbau warga lebih berhati-hati mengawasi anak-anak di area berisiko seperti waduk licin akibat musim hujan, dan keluarga mengawasi sebagai musibah dengan surat pernyataan resmi.​

Kronologi

  • Pukul 05.00 WIB : Keempat anak usai salat Subuh di musala desa, pamit berpamitan pada Saksi Hamzaid untuk “jalan-jalan pagi” menuju waduk.

  • Di tepi waduk : Salah satu (diduga NR) terpeleset jatuh ke air dalam; dua lainnya berusaha tolong tapi ikut terseret karena tak bisa berenang.

  • Teriakan bantuan : AA (11) berteriak histeris; dua remaja dan satu warga dewasa mendengar, mencebur, dan selamatkan AA yang dirawat di Puskesmas Sumberaji.

  • Evakuasi korban : Tiga lainnya ditemukan tewas di dasar waduk oleh tim SAR gabungan; jenazah dibawa ke puskesmas, doa di antaranya kakak-beradik.t

Anak yang dalam tragedi tenggelamnya di Waduk Menongo, Lamongan, pada 17 Februari 2026, bernama Aisyah Afika (11 tahun) , warga Desa Menongo.​

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Komdigi Bantah Surat Pemadaman Internet Nasional 3 Hari

25 September 2026 - 21:23 WIB

451.000 Nyawa di Dunia Terancam Melayang Akibat Gelombang Panas Super El Niño

25 September 2026 - 21:06 WIB

O Smach RS Misterius untuk Ambil Organ Migran secara Paksa, Ada Ruang Mirip Markas Polri

25 September 2026 - 19:40 WIB

Komisi C DPRD Jombang Soroti Proyek Revitalisasi 120 PAUD- SMP Anggaran Rp77,5 Miliar

25 September 2026 - 12:32 WIB

Menelisik Akar Terorisme (61): Nechayev Sang Teroris Muda Kharismatik

25 September 2026 - 11:58 WIB

KPK Geledah Tiga Lokasi Sekalihus, Terkait Kasus OTT Lampri di ATR/BTN Bogor

25 September 2026 - 11:35 WIB

Yetty Krystianti Kakantah ATR/ BTN Mojokerto Menghilang sejak Kantornya Digeledah KPK

25 September 2026 - 00:09 WIB

Oknum Diknas Bangkalan Dilaporkan Palak 10% dari Rp38 Juta Anggaran Revitalisasi 180 SD/SMP

24 September 2026 - 21:15 WIB

GAPASDAP Siap Angkut Mobil Listrik, Waspadai Ion-Lithium

24 September 2026 - 19:54 WIB

Trending di Nasional