Menu

Mode Gelap

News

Mengungkap Sistem Anti-Drone: Dari Jamming hingga Laser

badge-check


					Mengungkap Sistem Anti-Drone: Dari Jamming hingga Laser Perbesar

Penulis: Ganjar | Editor: Aditya Prayoga

SURABAYA, SWARAJOMBANG-.COM Pesatnya perkembangan drone (UAV) telah merevolusi sektor militer, pertanian, pengawasan, hingga logistik. Namun, kemudahan akses dan kecanggihan teknologi ini juga menghadirkan ancaman baru: dari penyelundupan ilegal hingga serangan bersenjata. Karena itu, teknologi senjata anti-drone menjadi bagian penting strategi pertahanan modern.

1. Kebutuhan Senjata Anti-Drone

– Militer: digunakan untuk pengintaian, serangan, hingga spionase. Konflik di Timur Tengah dan Ukraina menunjukkan drone murah bisa menjadi senjata efektif.
– Sipil: penyelundupan ke penjara, pengawasan ilegal, hingga gangguan di bandara.
– Risiko keamanan: drone sulit dideteksi radar tradisional karena kecil dan lincah. Insiden di Bandara Gatwick (2018) membuktikan potensi gangguan besar terhadap infrastruktur vital.

2. Jenis Senjata Anti-Drone

2.1 Peperangan Elektronik (EW)
– Jamming: mengganggu komunikasi drone dengan operator.
– Spoofing: meniru sinyal kendali untuk membajak drone dan memaksanya mendarat.

2.2 Penanggulangan Kinetik
– Senjata api & rudal: menembak jatuh drone, efektif tapi berisiko di area padat.
– Energi terarah (laser/HPM): melumpuhkan elektronik drone dengan presisi, minim puing.

2.3 Penangkapan Fisik
– Jaring: sistem seperti SkyWall menembakkan jaring untuk menjatuhkan drone.
– Drone pencegat: UAV khusus dengan jaring untuk menangkap drone musuh.
– Elang terlatih: digunakan di beberapa negara, meski terbatas skalanya.

2.4 Sistem Deteksi
– Radar khusus: mendeteksi UAV kecil di ketinggian rendah.
– Optik & inframerah: kamera resolusi tinggi dan sensor malam hari.
– Akustik: mengenali suara khas drone untuk pelacakan.

3. Tantangan Pengembangan

– Evolusi drone: semakin kecil, cepat, dan otonom, sulit ditangkal.
– Hukum & etika: risiko gangguan komunikasi sipil atau penyalahgunaan oleh pihak swasta.
– Kerusakan tambahan: puing drone jatuh bisa membahayakan warga, bahkan sistem non-kinetik bisa mengganggu perangkat lain.

4. Aplikasi Nyata

– Militer: sistem C-RAM AS dan Iron Dome Israel diadaptasi untuk melawan UAV.
– Infrastruktur: bandara, pembangkit listrik, dan acara besar seperti Olimpiade Tokyo 2020 menggunakan radar dan jammer.
– Penegakan hukum: polisi memakai jaring, jammer, dan drone pencegat untuk mencegah penyelundupan atau pengawasan ilegal.

5. Tren Masa Depan

– AI: meningkatkan deteksi dan respons real-time, terutama menghadapi kawanan drone.
– Energi terarah: laser lebih kuat dan efisien untuk jarak jauh.
– Pertahanan kawanan: sistem otonom untuk menetralkan banyak UAV sekaligus.
– Integrasi sistem: radar, sensor optik, dan EW digabung dalam jaringan pertahanan udara.

Kesimpulan

Ancaman drone terus meningkat, sehingga senjata anti-drone menjadi kebutuhan mendesak. Dari jamming, rudal, hingga laser, teknologi ini berkembang pesat untuk melindungi militer, infrastruktur vital, dan keselamatan publik. Masa depan akan ditentukan oleh AI, energi terarah, dan sistem otonom, menjadikan pertahanan anti-UAV semakin komprehensif.

Catatan Produk: Amunisi DB5 Primetake

Primetake memproduksi amunisi anti-drone DB5 untuk senapan pompa dan semi-otomatis kaliber 12 (Benelli M1/M2/M4, Remington 870, Mossberg 590A).
– Efek terminal ganda: jaring Kevlar untuk menonaktifkan rotor + benturan berkecepatan tinggi untuk merusak komponen internal.
– Memudahkan pengambilan drone untuk analisis forensik.***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Presiden Prabowo Tinjau KDMP Nglawak: Jual LPG Rp16.000, Migor Rp15.700/ L, Beras SPHP Rp10.000/ Kg

17 Mei 2026 - 15:43 WIB

Presiden Praboso langsung meninjau KDMP Nglawak, Kecamatan Kertosono, Kabupaten Nganjuk, Sabtu 16 Mei 2026. Disitubharga LPG cuma Rp.16.000, migor Rp15.700/ l. Foto: ist

Pinter Ngaji Layanan NIB Gratis di Jombang, Mei: Pegang Izin untuk Kembangkan Usaha

17 Mei 2026 - 15:06 WIB

Dedi Mulyadi Bayar Denda Rp240 Juta dan Pulangkan 4 TKW yang Disekap di Libya

15 Mei 2026 - 14:06 WIB

Satu Pasien Meninggal, Evakuasi saat Kebakaran di Lantai V Pusat Layanan Jantung RSUD Dr. Soetomo

15 Mei 2026 - 10:22 WIB

HM Basuki Pejabat ‘Rahasia’ KDMP: Rekrutmen Ini adalah Titipan Pejabat Jombang

14 Mei 2026 - 18:19 WIB

Gus Ipul Mencopot Dua Pejabat Kemensos, Soal Lelang Sepatu Rp700.000/ Pasang

14 Mei 2026 - 09:24 WIB

Jombang Heboh File Rahasia Rekrutmen KDMP Bocor, Tertera Nama Pejabat yang Beri Rekomendasi

13 Mei 2026 - 14:31 WIB

Botok dan Teguh Kerahkan 3000 Orang Demo ke Polres Pati, Rabu 13 Mei 2026

12 Mei 2026 - 22:24 WIB

Guru dan 7 Siswa Lukaluka, Tertimpa Atap Ruang Kelas MIM Ambruk di Sragen

12 Mei 2026 - 17:52 WIB

Trending di Headline