Menu

Mode Gelap

News

Fakta Mengejutkan, Ribuan Warga Palestina Hilang Usai Serangan di Gaza

badge-check


					Rafah di bom Isreal Perbesar

Rafah di bom Isreal

Penulis: Ganjar | Editor: Aditya Prayoga

INSTANBUL, SWARAJOMBANG– Investigasi Al Jazeera mengungkap sedikitnya 2.842 warga Palestina di Gaza dilaporkan hilang sejak awal perang. Laporan ini menyebut mereka diduga “menguap” akibat senjata bersuhu sangat tinggi yang menghancurkan jaringan tubuh manusia hingga tak menyisakan jasad.

Menurut TRT World, temuan tersebut berasal dari dokumen The Rest of the Story yang tayang Senin, menggunakan data Pertahanan Sipil Gaza sejak Oktober 2023.

Metode Verifikasi di Lapangan

Juru bicara Pertahanan Sipil Gaza, Mahmoud Basal, menjelaskan tim penyelamat membandingkan jumlah orang yang berada di bangunan dengan jenazah yang ditemukan.

“Jika keluarga menyebut ada lima orang di dalam, tetapi kami hanya menemukan tiga jenazah utuh, maka dua lainnya baru kami kategorikan ‘menguap’ setelah pencarian menyeluruh tidak menemukan apa pun selain jejak biologis,” ujarnya.

Status itu diberikan setelah pencarian di puing bangunan, rumah sakit, dan kamar jenazah tidak menemukan sisa tubuh yang dapat diidentifikasi.

Keluarga Tanpa Kepastian

Kesaksian keluarga korban memperlihatkan duka mendalam. Yasmin Mahani, yang kehilangan putranya Saad dalam serangan di Sekolah al-Tabin, berkata:

“Saya masuk ke masjid dan mendapati diri saya menginjak daging dan darah.”

Ia mencari ke rumah sakit dan kamar jenazah berhari-hari, namun tak menemukan jasad anaknya. “Kami tidak menemukan apa pun dari Saad. Bahkan tidak ada jenazah untuk dimakamkan. Itu yang paling menyakitkan.”

Senjata Termobarik dan Termal

Pakar militer menyebut hilangnya korban terkait penggunaan senjata termobarik dan termal, dikenal sebagai bom vakum atau bom aerosol. Ledakan dapat mencapai suhu 2.500–3.000 derajat Celsius, bahkan lebih tinggi pada jenis MK-84 yang dijuluki “Hammer”.

Bom GBU-39 disebut digunakan di Sekolah al-Tabin, sementara BLU-109 dilaporkan menewaskan 22 orang di al-Mawasi, wilayah yang sebelumnya disebut “zona aman”.

Dampak Biologis

Direktur Jenderal Kementerian Kesehatan Gaza, Dr. Munir al-Bursh, menjelaskan: tubuh manusia yang 80 persen terdiri dari air akan mendidih seketika bila terpapar energi lebih dari 3.000 derajat Celsius. Jaringan tubuh bisa menguap dan berubah menjadi abu.

Implikasi Hukum Internasional

Pengacara Diana Buttu menilai penggunaan senjata yang tak membedakan warga sipil dan kombatan berpotensi dikategorikan sebagai kejahatan perang. Ia menekankan tanggung jawab juga ada pada pihak pemasok senjata.

Meski Mahkamah Internasional (ICJ) telah memerintahkan Israel mencegah tindakan genosida, dan ICC mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap Benjamin Netanyahu, pakar hukum Tariq Shandab menyebut sistem peradilan internasional “gagal menghadapi kasus Gaza”.

Duka Tanpa Jasad

Rafiq Badran, yang kehilangan empat anak di kamp pengungsi Bureij, berkata:

“Empat anak saya benar-benar menguap. Saya mencarinya berkali-kali. Tidak ada satu potongan pun tersisa. Ke mana mereka pergi?”.***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Nenek Delce Lahia Tewas Tertimpa Gedung KONI Manado, Akibat Gempa Mag 7.6 Bitung

2 April 2026 - 09:10 WIB

Asyik Bikin Video Tiba-tiba Banjir Datang, Dua Mahasiswi Hilang Terseret Arus Sungai Wira Garden

2 April 2026 - 04:52 WIB

Bertamu di Rumah Pribadi Jokowi, Dubes Iran Menyampaikan Bela Sungkawa Atas Gugurnya TNI di Lebonan

1 April 2026 - 19:03 WIB

Petir Mengganas Sambar 10 Wisatawan di Pantai Bambang Lumajang, Satu Orang Tewas Sembilan Lainnya Luka

31 Maret 2026 - 10:29 WIB

Slamet Berhasil Diselamatkan Rekannnya Meninggal Dunia, Disambar Petir Saat Bekerja di Sawah Ngeprak Jombang

31 Maret 2026 - 09:51 WIB

Fasad RSUD Ploso Jombang Berantakan Timpa Mobil, Akibat Diterjang Hujan dan Angin Kencang

30 Maret 2026 - 21:06 WIB

Petugas Imigrasi Menangkap Andi Hakim dan Istri di Bandara Kualanamu, DPO Kasus Penggelapan Dana Paroki Rp 28 Miliar

30 Maret 2026 - 18:30 WIB

Hujan Deras dan Angin Kencang Guncang Jombang: Enam Warga Luka Ringan, Pohon dan Baliho Tumbang

29 Maret 2026 - 17:23 WIB

Angkut 25 Penumpang Bus Wisata Kelinci Terguling di Jatidukuh Mojokerto, Satu Tewas Lainnya Luka-luka

29 Maret 2026 - 00:39 WIB

Trending di Headline