Menu

Mode Gelap

Ekonomi

Banjir Genangi Sawah Jombang Jadi Spot Wisata Viral, Petani Tetap Rugi Berat

badge-check


					Banjir yang merendam puluhan hetar di wilayah Ngusikan, Jombang, berubah menjado lokasi wisata dadagan di wilayah Ngusikan. Foto: swarajombang.com/ elok apriyanto Perbesar

Banjir yang merendam puluhan hetar di wilayah Ngusikan, Jombang, berubah menjado lokasi wisata dadagan di wilayah Ngusikan. Foto: swarajombang.com/ elok apriyanto

Penulis: Elok Apriyanto | Editor: Priyo Suwarno

JOMBANG, SWARAJOMBANG.COM – Genangan banjir di sawah Dusun Ketapangrejo, Desa Ketapangkuning, Kecamatan Ngusikan, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, tiba-tiba meledak di media sosial karena mirip pantai indah, mengundang warga ramai-ramai berfoto dan bersantai, meski petani setempat menanggung kerugian mencapai puluhan juta rupiah.

Luas genangan air mencapai sekitar 17 hektare lahan pertanian. Alih-alih ditinggalkan, area ini malah diserbu pengunjung yang menikmati angin sepoi dan pemandangan senja di pinggir air.

Radit (30), salah satu wisatawan, sengaja datang karena udara segar dan akses bebas biaya. “Tempatnya nyaman dan adem. Semua orang boleh masuk,” katanya saat ditemui, Kamis (15/1/2026).

Ia pertama kali tahu lokasi ini lewat video viral banjir sawah Jombang yang menyebar cepat di medsos. “Lihat videonya di sosmed, penasaran langsung kesini,” tambahnya.

Di balik keramaian, tak sedikit pengunjung yang iba pada nasib petani. Eko (25), pengunjung lain, menyoroti bahwa pesona visual tak bisa hapuskan dampak buruk bagi petambak padi. “Sayang banget petaninya. Puluhan hektare sawah tenggelam, rugi besar pasti,” ujarnya.

Petani lokal pun merasakan getirnya langsung. Andi (38), warga Dusun Ketapangrejo, kehilangan panen di lahan seluas dua hektare akibat banjir. “Semua habis terendam. Tak ada harapan lagi,” keluhnya.

Andi memperkirakan total kerugiannya mendekati Rp10 juta atau lebih. “Rugi puluhan juta rupiah secara keseluruhan,” tutupnya. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Beri Proyeksi Ekonomi Buruk, Bank Dunia Minta Maaf

21 April 2026 - 21:19 WIB

Harga Minyak Goreng Kemasan Naik, Mendag Ungkap Penyebab 

21 April 2026 - 21:09 WIB

Pertamax Turbo Tembus Rp 19.400 di Jakarta

21 April 2026 - 21:03 WIB

Kontribusi 2025 Hanya 25,6 %, Dewan Rekomendasi Bupati agar Naikkan PAD Jombang

21 April 2026 - 20:53 WIB

Polres Jombang Ungkap Temuan Jasad di Megaluh, Korban Pembunuhan di Purwoasri Kediri

21 April 2026 - 17:01 WIB

Kebakaran Timpa Gedung Bina Pemerintahan Desa Kemendagri, Penyebabnya Masih Misterius

21 April 2026 - 14:35 WIB

Aksi Massa APM Kepung Gedung DPRD Kaltim, Paksa Dewan Ajukan Hak Angket terhadap Gubernur Rudi Mas’ud

21 April 2026 - 13:27 WIB

Jepang Tenang Hadapi Tsunami 3 Meter, Efek Gempat Magnetudo 7.4

21 April 2026 - 12:26 WIB

PKB Mobil Listrik: Wuling AirEV Rp3,78 Juta, BYD Atto 1 Rp4,95 Juta

20 April 2026 - 21:04 WIB

Trending di Ekonomi