Penulis: Tanasyafira Libas Tirani | Editor: Priyo Suwarno
JAKARTA, SWARAJOMBANG.COM – Perdebatan sengit mewarnai dunia maya saat fans Slank dan Kuburan Band saling serang di TikTok dan Instagram. Pemicunya? Klaim viral bahwa Kuburan Band membalas lagu sindiran Slank “Republik Fufufafa” dengan “Tak Diberi Tulang Lagi”.
Slank, band rock legendaris asal Indonesia sejak 1983, merilis single “Republik Fufufafa” pada akhir Desember 2025 di bawah Slank Records. Lagu ini viral berkat lirik lugas yang menyindir kondisi sosial-politik terkini, dengan nuansa rock khas dan metafora satir.
Penggalan liriknya:
“Aku lahir di negri kacau balau / Orang-orangnya pada sakau-sakau / Sakau kuasa sakau narkoba / Sakau oiui, ooai / Dan sakau berjudi…
Negri stunting dan kurang gizi / IQ rata-rata setara dengan monkey / Pada gak sopan juga kurang ajar / Pada sok tahu dan juga belagu…”
Video klipnya menampilkan personel berwajah ala Joker, memperkuat kesan kritik pedas terhadap kekuasaan. Lagu ini ditulis Bimbim, direkam di Flat 5 Studio, dan langsung ramai dibahas di media sosial menjelang ulang tahun Slank ke-42.
Kontroversi memuncak saat video TikTok mengklaim Kuburan Band merespons dengan “Tak Diberi Tulang Lagi” sebagai sindiran balik. Penggalan syairnya:
“Ada anjing setia 10 tahun lamanya membelah dan memuja tanpa tanya kenapa / Duduk di kaki kuasa menunggu isyarat hidup dari pujian dan janji yang sekarang…
Tapi waktu berputar mangkuk tak lagi penuh / Kesetiaan diuji saat lapar menyentuh, tak diberi tulang lagi / Ini dia menggonggong pada tuannya sendiri / Suara sumbang pun melolong…”
Kuburan Band buru-buru bantah: itu karya AI palsu, bukan rilisan resmi mereka. Kuburan Band melalui Resa menegaskan lagu itu ciptaan AI, bukan milik mereka. Narasi adu domba ini memanaskan Slankers vs fans Kuburan, menyoroti risiko konten deepfake di era digital.
Timeline Lengkap
-
26-27 Des 2025: Slank rilis “Republik Fufufafa” lewat Slank Records, bertepatan HUT ke-42; video klip YouTube tayang dengan lirik sindiran sosial.
-
28 Des 2025: Lagu resmi di YouTube Musik Slank, viral (170k+ views sehari); ramai di Instagram dan media.
-
29-31 Des 2025: Lirik “sakau kuasa” dan metafora Joker dikaitkan isu politik.
-
2 Jan 2026: Muncul video YouTube “Kuburan Band Tak Diberi Tulang Lagi Slank Republik Fufufafa”, klaim balasan.
-
3 Jan 2026: Lagu balasan viral di TikTok/Instagram; “TAK DIBERI TULANG LAGI” trending, adu fans memanas.
-
4 Jan 2026: Kuburan Band bantah via media, sebut ciptaan AI bukan rilisan resmi.
-
5 Jan 2026: Isu mereda pasca-bantahan.
Perdebatan ini menekankan bahaya manipulasi AI dalam musik, sementara “Republik Fufufafa” tetap jadi kritik autentik Slank terhadap kondisi negeri. Tak ada konfrontasi langsung antarband, hanya narasi viral yang memudar cepat. **











