Menu

Mode Gelap

Headline

Trump Jalankan Pemerintahan Venezuela, Setelah Serangan dan Menangkap Maduro

badge-check


					Trump Jalankan Pemerintahan Venezuela, Setelah Serangan dan  Menangkap Maduro Perbesar

Penulis: Jayadi | Editor: Aditya Prayoga

KREDONEWS.COM, SURABAYA– Menteri Pertahanan Amerika Serikat Pete Hegseth menegaskan bahwa Presiden Donald Trump sepenuhnya menentukan syarat dan arah kebijakan Amerika Serikat dalam mengelola Venezuela.

Dalam wawancara dengan CBS Evening News, Hegseth mengatakan, “Presiden Trump yang menetapkan syarat.”

Ia menjelaskan lebih lanjut, “Artinya kami yang menetapkan syarat. Presiden Trump yang menetapkan syarat. Dan pada akhirnya, dialah yang akan memutuskan seperti apa bentuk-bentuk pelaksanaannya. Ini berarti aliran narkoba dihentikan, minyak yang diambil dari kami dikembalikan, dan para penjahat tidak dikirim ke Amerika Serikat.”

Sebelumnya, Presiden Trump menyampaikan bahwa Amerika Serikat akan “menjalankan negara tersebut” untuk sementara waktu hingga terjadi “transisi kekuasaan yang aman, layak, dan bijaksana” di Venezuela. Namun, Trump tidak merinci seperti apa bentuk pengelolaan itu akan dilakukan.

Hegseth termasuk pejabat tinggi pemerintahan Trump yang mengawasi langsung operasi militer Amerika Serikat di Venezuela yang berujung pada penangkapan Presiden Nicolás Maduro. Ia menyebut operasi tersebut sebagai “operasi gabungan pasukan khusus paling canggih, paling rumit, dan paling sukses sepanjang sejarah.”

Saat ditanya apakah pemerintah akan meminta persetujuan Kongres untuk melakukan intervensi skala penuh guna menstabilkan Venezuela, Hegseth menyatakan penangkapan Maduro merupakan bagian dari penegakan hukum. Ia mengatakan Menteri Luar Negeri Marco Rubio telah menegaskan bahwa “ini bukan sesuatu yang perlu diberitahukan kepada Kongres sebelumnya.” Meski demikian, ia menambahkan bahwa jika keterlibatan Amerika Serikat diperluas, “tentu kami akan tetap melibatkan Kongres.”

Tanpa merinci langkah selanjutnya, Hegseth menekankan kepentingan Amerika Serikat terhadap minyak Venezuela, keamanan kawasan Belahan Barat, serta upaya menghentikan perdagangan narkoba.

“Apa yang dilakukan Venezuela terhadap kepentingan dan perusahaan minyak Amerika sudah dipahami dengan jelas dan seharusnya tidak pernah terjadi, dan Presiden Trump bersedia mengambil kembali hal tersebut,” ujar Hegseth.

Terkait blokade minyak Venezuela yang terkena sanksi dan diberlakukan bulan lalu, Hegseth mengatakan tidak ada minyak yang masuk maupun keluar dari negara tersebut. Ia juga menyebut militer Amerika Serikat tetap disiagakan di kawasan Karibia.

“Presiden Trump menyampaikannya dengan sangat jelas hari ini. Kami akan membawa perusahaan-perusahaan Amerika ke sana. Kami akan menghadirkan investasi. Depot-depot minyak ini selama ini hanya beroperasi di kapasitas 20 persen. Itu akan berubah,” kata Hegseth.

Ia menutup dengan menyatakan bahwa keterlibatan Amerika Serikat diyakini dapat membawa manfaat bagi kedua negara.

“Apa yang terjadi selanjutnya akan ditentukan oleh rakyat Venezuela, namun pada akhirnya Amerika akan diuntungkan dari sisi keamanan dan kemakmuran, dan kami percaya rakyat Venezuela juga dapat merasakannya,” pungkasnya.***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Presiden Prabowo Tinjau KDMP Nglawak: Jual LPG Rp16.000, Migor Rp15.700/ L, Beras SPHP Rp10.000/ Kg

17 Mei 2026 - 15:43 WIB

Presiden Praboso langsung meninjau KDMP Nglawak, Kecamatan Kertosono, Kabupaten Nganjuk, Sabtu 16 Mei 2026. Disitubharga LPG cuma Rp.16.000, migor Rp15.700/ l. Foto: ist

Pinter Ngaji Layanan NIB Gratis di Jombang, Mei: Pegang Izin untuk Kembangkan Usaha

17 Mei 2026 - 15:06 WIB

Presiden Cabut Sejumlah Kewenangan Polri Dialihkan ke TNI, Andrianus Meliala: Kembali ke Dwi Fungsi ABRI

16 Mei 2026 - 21:54 WIB

Dedi Mulyadi Bayar Denda Rp240 Juta dan Pulangkan 4 TKW yang Disekap di Libya

15 Mei 2026 - 14:06 WIB

Satu Pasien Meninggal, Evakuasi saat Kebakaran di Lantai V Pusat Layanan Jantung RSUD Dr. Soetomo

15 Mei 2026 - 10:22 WIB

HM Basuki Pejabat ‘Rahasia’ KDMP: Rekrutmen Ini adalah Titipan Pejabat Jombang

14 Mei 2026 - 18:19 WIB

Viral Achmat Syahri Main Games dan Merokok Saat Rapat, Besok akan Diperiksa Partai Gerindra

14 Mei 2026 - 13:53 WIB

Gus Ipul Mencopot Dua Pejabat Kemensos, Soal Lelang Sepatu Rp700.000/ Pasang

14 Mei 2026 - 09:24 WIB

Urus NIB Gratis Program Pinter Ngaji Saat CFD depan Pemkab Jombang 17 Mei 2026

13 Mei 2026 - 23:01 WIB

Trending di Headline