Menu

Mode Gelap

Ekonomi

Panen Bagus Harga Stabil Rp 7.000 – 7.200/Kg, Petani Jombang Bergembira

badge-check


					Awal tahun 2026 ini, petani padi di Perak, Jombang, sudah memulai panen. Hasilnya bagsu, dengan harga stabil Rp 7.000-7.200/ kg. Semain menambah kepastian Jombang akan mampu memenuhi swasembada pangan. Foto: swarajombang.com/ elok aprianto Perbesar

Awal tahun 2026 ini, petani padi di Perak, Jombang, sudah memulai panen. Hasilnya bagsu, dengan harga stabil Rp 7.000-7.200/ kg. Semain menambah kepastian Jombang akan mampu memenuhi swasembada pangan. Foto: swarajombang.com/ elok aprianto

Penulis: Elok Aprianto | Editor: Priyo Suwarno

JOMBANG, SWARAJOMBANG.COM – Petani Kecamatan Perak, Jombang, Jawa Timur, menyambut musim panen padi awal 2026 dengan harga gabah kering panen (GKP) stabil Rp 7.000-Rp 7.200 per kilogram di tingkat petani, belum termasuk biaya operasional sewa mesin combine harvester.

Kestabilan harga gabah di Jombang dikonfirmasi Kusaini, salah satu tengkulak gabah di Desa Pagerwojo. Ia menyebut harga GKP saat ini masih berada pada level normal.

“Masih normal. Gabah dari sawah atau panen sekarang di kisaran Rp 7.000 sampai Rp 7.200 per kilogram, tergantung kualitasnya,” ujar Kusaini, Sabtu 3 Januari 2026.

Namun, Kusaini menegaskan harga tersebut belum bersih karena petani masih harus menanggung biaya panen. “Belum bersih karena masih ada biaya sewa mesin combine,” imbuhnya.

Sementara itu, Koordinator Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Kecamatan Perak, Fathulloh, mengatakan sejumlah desa di wilayah Perak sudah mulai memasuki masa panen, meski belum serempak.

“Di Perak ini sudah mulai panen, tapi masih awal. Puncaknya kemungkinan terjadi pada Januari 2026,” jelas Fathulloh.

Ia menyebutkan, harga gabah di Desa Pagerwojo relatif lebih tinggi, berkisar antara Rp 7.000 hingga Rp 7.100 per kilogram. Menurutnya, kualitas hasil panen dan keserempakan waktu panen sangat memengaruhi harga jual gabah petani.

“Semakin serempak dan kualitasnya bagus, harga gabah juga cenderung lebih tinggi,” katanya.

Berdasarkan data PPL, luas tanam padi di Kecamatan Perak mencapai sekitar 1.428 hektare. Desa Pagerwojo menjadi salah satu wilayah yang konsisten menerapkan pola tanam padi tiga kali dalam setahun.

Sementara itu, beberapa desa lain seperti Temuwulan, Glagahan, dan Sembung, sebagian lahannya dialihkan untuk komoditas jagung sebagai bagian dari diversifikasi pertanian.

Program intensifikasi pertanian di Kecamatan Perak juga didukung melalui optimalisasi lahan (oplah) di lima desa, yakni Sembung, Sumberagung, Sukorejo, Jantiganggong, dan Cangkringrandu. Selain itu, pemerintah turut memfasilitasi pompa sibel untuk mendukung pengairan lahan pertanian.

“Untuk yang baru panen di Cangkringrandu masih sekitar 20 persen. Jadi puncak panennya memang diperkirakan Januari,” pungkas Fathulloh.

Kestabilan harga gabah di awal musim panen ini menjadi indikator positif bagi ketahanan ekonomi petani di Jombang. Meski demikian, petani tetap diimbau menghitung secara cermat biaya operasional, khususnya sewa alat mesin pertanian (alsintan), agar keuntungan yang diperoleh tetap optimal.

Pemantauan harga gabah menjelang puncak panen juga diharapkan terus dilakukan oleh para pemangku kepentingan guna mengantisipasi fluktuasi harga yang berpotensi merugikan petani.

Dengan luas tanam yang signifikan serta dukungan program intensifikasi, sektor pertanian di Kecamatan Perak, Jombang, terus menunjukkan peran strategis dalam menopang ketahanan pangan regional. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

BI: Cadangan Devisa RI Turun Rp23,61 Triliun, Ini Penyebabnya

8 Juni 2026 - 19:10 WIB

Pertamina Umumkan Penurunan Harga BBM Solar Nonsubsidi

1 Juni 2026 - 19:58 WIB

Iduladha 2026: Perputaran Ekonomi Kurban Tembus Rp26,89 Triliun

29 Mei 2026 - 21:48 WIB

Kanwil DJP Banten Lakukan Pemblokiran Rekening Massal

28 Mei 2026 - 21:27 WIB

Khofifah Intervensi Tepat Sasaran Turunkan Kemiskinan Ekstrem

25 Mei 2026 - 20:19 WIB

Polisi Bogor Ringkus Tersangka Pembuang Jasad Anggi Auliya di Tol Simpang Yasmin

24 Mei 2026 - 14:53 WIB

Kapolresta Bogir, Kombes Rio Wahyu Anggoro, Kapolresta Bogor, memberi keterangan kepada pers atas penangkapan seoran tersangka pembuang jasad perempuan Anggi Auliya Arsyad, Minggu, 24 Mei 2026. Foto: instgaram@polresta_bogor

Dua Staf Meninggal Dunia, Mobil Anggota DPR RI Seruduk Dump Truck di Tol Paspro

24 Mei 2026 - 13:19 WIB

Tercatat 12 Aksi Teror Pocong di Jawa: Berisi Iseng Konten Kreator dan Hoaks

24 Mei 2026 - 12:36 WIB

Polisi Bekasi Melepas Pelaku Teror Pocong, Dua Pelaku Dibebaskan karena Cuma Iseng

23 Mei 2026 - 16:54 WIB

Trending di Headline