Menu

Mode Gelap

Figur

Edy Antoro: Luar Biasa, Sekaligus Tantangan Bekerja Lebih Baik

badge-check


					Dari kiri: Ny Susan Antoro, Menko PMk Muhadjir Effendy dan Edy Antoro. (Foto: SWARAJOMBANG.com/ Anwar Hudijono) Perbesar

Dari kiri: Ny Susan Antoro, Menko PMk Muhadjir Effendy dan Edy Antoro. (Foto: SWARAJOMBANG.com/ Anwar Hudijono)

Penulis: Anwar Hudijono | Editor: Anwar Hudijono

JAKARTA, SWARAJOMBANG.com Owner Kusuma Agrowisata Batu, Edy Antoro mengatakan, Anugerah Revolusi Mental Kementerian Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) yang dia diterima merupakan  suatu perhargaan yang luar biasa. Sekaligus merupakan tantangan ke depan untuk bekerja lebih baik.

Anugerah Revolusi Mental (ARM) 2022 diserahkan oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy di Hotel Borobudur Jakarta, Rabu (21/12/2022). Acara itu dihadiri Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin

Menurut Edy Antoro, anugerah ini membuktikan apa yang selama ini dia  berikan secara tulus ikhlas membantu sesama dapat memberi manfaat kepada orang lain. 

“Ini penghargaan yang luar biasa. Jadi  menurut saya di antara penghargaan-penghargaan yang lain adalah penghargaan yang cukup tinggi. Ke depan kita harus menerima tantangan ini untuk lebih baik lagi bekerja,” katanya dalam Youtube chanel notulanews.

Salah satu tantangan yang Edy ingin menjawabnya adalah dampak perubahan iklim terhadap petani apel di Kota Batu. Pada saat ini perubahan iklim membuat suhu panas di Batu naik. Dampaknya tanaman apel  harus dibudidayakan di daerah yang lebih tinggi.

Kawasan lereng Gunung Panderman tempat dia mengawali budidaya apel akhir dekade 1980 kemudian menjadi trend setter masyarakat, kini sudah tidak kondusif lagi. Sementara kawasan yang semula tidak kondusif untuk apel seperti Junggo, justru kini menjadi tempat yang bagus.

Di samping itu yang sangat memberatkan petani apel saat ini adalah harga pupuk yang naik sampai sekitar 400 persen. “Belum lagi membanjirnya buah impor yang lebih bagus dan murah. Membuat daya saing petani melemah. Petani apel sangat berat. Maka kini sudah banyak yang beralih menanam sayur mayur,” kata Edy.

Wakil Presiden dalam sambutannya mengatakan, pada lagu kebangsaan Indonesia Raya terdapat bait yang berbunyi bangunlah jiwanya bangunlah badannya untuk Indonesia raya. Hal ini menunjukkan bahwa  membangun jiwa itu tidak kalah penting dari membangun fisik. “Gerakan Revolusi Mental harus dibumikan,” tegasnya.

Muhadjir Effendy menjelaskan, penghargaan ARM 2022 merupakan bentuk konfirmasi terhadap upaya yang telah dilakukan oleh lembaga pemerintah, swasta dan masyarakat atau gerakan komunitas yang melakukan perubahan secara nyata, terukur, inspiratif dan berkelanjutan.

ARM 2022 diberikan kepada semua pihak yang telah berinisiatif dan telah menjadi pelopor perubahan di tengah masyarakat. “Melalui pemberian penghargaan ini, seluruh pelaku agen perubahan dapat bergerak menyentuh seluruh elemen bangsa untuk mendorong terjadinya perubahan positif secara komprehensif dalam mewujudkan kehidupan berbangsa dan bernegara, untuk menuju Indonesia Emas 2045,” katanya.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Pakar Estetik Bedah Plastik, Dr Sophia Heng: Penyempurnaan, Bukan Perubahan Total

26 April 2026 - 10:48 WIB

Direkrut Wagner Group Jadi Pasukan Bayaran, Bripda Muhammad Rio Merilis Live Streaming dari Medan Perang Ukraina

21 Januari 2026 - 15:00 WIB

Ditonton 13.000 Pemirsa, Potcast Bersama Edy Antoro Founder Kusuma Agrowisata Batu

6 November 2025 - 23:29 WIB

Frederik Kiran, Cucu Soekarno yang Curi Perhatian di Bali

20 September 2025 - 19:27 WIB

Menjadi Anggota DPR Tiga Periode, Ini Kekayaan Seorang Rieke Diah Pitaloka

5 September 2025 - 20:28 WIB

Kekayaan Artis Ini Berkali-kali Lipat dari Raffi Ahmad

21 Agustus 2025 - 21:22 WIB

Sosok Cantik Cucu Bung Hatta Ini Berani Bicara Indonesia Dipimpin Penculik

20 Agustus 2025 - 10:14 WIB

Pesan Bos Djarum: Ani-ani Bisa Hancurkan Bisnis Keluarga

7 Agustus 2025 - 16:54 WIB

Merasa Dikriminalisasi, Nikita Mirzani Minta Hakim dan Jaksa Buka Rekaman Video Call dengan Reza Gladys

2 Agustus 2025 - 16:59 WIB

Trending di Figur