Penulis: Agung Sedayu | Editor: Gandung Mardiyono
MOJOKERTO, SWARAJOMBANG.COM – Kementerian Perdagangan RI menggelar ekspor serentak nasional bertema “Sinergi Nusantara dari 8 Penjuru Menembus Pasar Dunia” di delapan daerah, termasuk Mojokerto, Jawa Timur.
Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti bersama Bupati Mojokerto Muhammad Albarra melepas ekspor produk pangan olahan senilai USD 5,025,166 ke Malaysia, Amerika Serikat, Jepang, Mesir, dan sejumlah negara lain.
Produk unggulan yang dikirim meliputi krimer nabati, snack, sarden, kopi, furnitur kayu, sandal, dan sepatu. Pelepasan di Jawa Timur dipusatkan di PT Lautan Natural Krimerindo (LNK), Kutorejo, yang mengekspor krimer nabati dan bubuk tinggi serat ke Malaysia.
Wamendag menegaskan capaian ekspor Indonesia Januari–Oktober 2025 mencapai USD 234,04 miliar, tumbuh 6,9%, dengan Jawa Timur menyumbang USD 24,46 miliar.
Target pertumbuhan ekspor 2025 ditetapkan 7,10% menuju visi ekonomi nasional 8% pada 2029.
Agenda ini menjadi bukti komitmen pemerintah memperkuat daya saing produk Nusantara, memberdayakan UMKM, serta menciptakan multiplier effect bagi masyarakat.
PT LNK yang telah menembus pasar internasional sejak 2017 menjadi representasi kekuatan manufaktur pangan Jawa Timur.**











