Penulis: Ganjar | Editor: Aditya Prayoga
LUMAJANG, SWARAJOMBANG.COM- Prabowo Subianto menyalurkan 100 unit becak listrik bagi para pengayuh becak lanjut usia di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Penyerahan dilakukan Bupati Lumajang Indah Amperawati bersama jajaran pemda dan Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (YSGN) di Kantor UPT Pengujian Kendaraan Bermotor (KIR), Senin.
“Becak listrik merupakan bentuk nyata kehadiran negara. Bukan hanya alat kerja, tetapi perhatian Presiden kepada masyarakat kecil yang selama ini menggantungkan hidup dari tenaga fisik,” kata Bupati Indah.
Program ini dinilai sebagai upaya memperkuat perlindungan sosial dan mengurangi beban fisik para pengayuh becak, terutama mereka yang sudah sepuh. Indah menyebut banyak pengayuh becak tetap bekerja demi menghidupi keluarga meski kondisi tubuh tak sekuat dulu. Dengan bantuan ini, beban mereka menjadi lebih ringan tanpa menghilangkan ciri khas transportasi rakyat yang sudah lama melekat.
Ia menambahkan, becak listrik juga membantu pengayuh bertahan di tengah cuaca ekstrem seperti hujan atau panas terik. Bunda Indah mengingatkan agar para penerima merawat becak tersebut karena menjadi alat produktif yang menopang ekonomi keluarga.
Program becak listrik ini merupakan inisiatif nasional Presiden Prabowo melalui YSGN, dengan target distribusi 10.000 unit hingga akhir 2025 dan meningkat menjadi 30.000 unit pada 2026. Inisiatif tersebut diharapkan mendorong transformasi ekonomi para pekerja sektor informal.
Setiap becak listrik memiliki kapasitas angkut 200 kilogram, kecepatan maksimal 15 km/jam, dan jarak tempuh sekitar 36 km dalam satu kali pengisian penuh—spesifikasi yang dianggap sesuai kebutuhan pengayuh becak di wilayah perkotaan maupun pedesaan.
Pemkab Lumajang berharap kehadiran becak listrik dapat meningkatkan produktivitas, pendapatan, dan keselamatan kerja, sekaligus menjaga keberlangsungan moda transportasi tradisional yang menjadi identitas daerah.***











