Menu

Mode Gelap

Ekonomi

Hanyuan-1 Komputer Kuantum Atomic Pertama Dunia Buatan China Masuk Pasar

badge-check


					China mulai memasarkan kompter kuantum atmic pertama di dunia, dengan merk dagang Hanyuan-1. Foto: quantumzeitgeist.com Perbesar

China mulai memasarkan kompter kuantum atmic pertama di dunia, dengan merk dagang Hanyuan-1. Foto: quantumzeitgeist.com

Penulis:  Jakobus E. Lato    | Editor: Priyo Suwarno 

CHINA, SWARAJOMBANG.COM– China tidak pernah berhenti dalam inovasi teknologi dengan peluncuran komputer kuantum atomik pertamanya, Hanyuan-1.

Sistem ini kini memasuki fase komersial, mencatat pesanan mencapai sekitar US$5,6 juta (setara Rp93,359 miliar).

Hanyuan-1 memiliki 100 kubit yang memanfaatkan atom netral dikendalikan laser, yang memungkinkan operasi tanpa pendinginan kriogenik serta menekan konsumsi energi hingga satu orde lebih rendah dibandingkan komputer kuantum superkonduktor konvensional. Hal ini menandai langkah efisiensi energi yang signifikan dalam perangkat kuantum.

Dikembangkan oleh Institut Inovasi Akademi Ilmu Pengetahuan China untuk Ilmu dan Teknologi Pengukuran Presisi, komputer ini sudah dipesan oleh anak perusahaan China Mobile dan juga Pakistan.

Keunggulan utama sistem ini adalah kemampuannya beroperasi pada suhu kamar dalam lingkungan laboratorium standar tanpa peralatan pendingin mahal, mengurangi biaya pemeliharaan dan konsumsi energi sebesar lebih 90%.

Inovasi lokal termasuk pengembangan laser meniadakan ketergantungan pada komponen Barat, memberikan keuntungan strategis penting bagi China. Ke depan, China berencana mendirikan Pusat Komputasi Kuantum Atomik pertama di Wuhan pada 2027, yang akan memperluas aplikasi teknologi ini pada bidang strategis seperti pemodelan risiko keuangan, penemuan obat, dan desain material baru.

Sistem ini hadir dalam tiga rak standar serta didukung oleh platform cloud kuantum atomik, menyediakan layanan komputasi untuk riset dan penggunaan komersial yang luas.

Spesifikasi utama Hanyuan-1:

  • 100 kubit atom netral yang dikendalikan laser tanpa perlu pendinginan kriogenik.

  • Konsumsi energi rendah, efisiensi satu orde lebih baik dari sistem superkonduktor.

  • Fidelity gerbang tinggi, dengan fidelitas satu kubit 0,999 dan dua kubit 0,98, siap untuk aplikasi komersial.

  • Sistem kompak dalam tiga rak standar, hemat biaya operasional dan perawatan.

  • Independen dari komponen laser impor berkat teknologi laser lokal.

  • Mendukung aplikasi luas di bidang keuangan, farmasi, material, dan industri lain.

  • Diperkuat platform cloud dan pusat riset di Wuhan yang akan beroperasi pada 2027.

Hanyuan-1 menandai tonggak bersejarah dalam kemandirian teknologi kuantum China, dengan teknologi efisien energi yang siap mendorong inovasi komersial dan riset ilmiah di masa depan. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Beri Proyeksi Ekonomi Buruk, Bank Dunia Minta Maaf

21 April 2026 - 21:19 WIB

Harga Minyak Goreng Kemasan Naik, Mendag Ungkap Penyebab 

21 April 2026 - 21:09 WIB

Pertamax Turbo Tembus Rp 19.400 di Jakarta

21 April 2026 - 21:03 WIB

Kontribusi 2025 Hanya 25,6 %, Dewan Rekomendasi Bupati agar Naikkan PAD Jombang

21 April 2026 - 20:53 WIB

Polres Jombang Ungkap Temuan Jasad di Megaluh, Korban Pembunuhan di Purwoasri Kediri

21 April 2026 - 17:01 WIB

Kebakaran Timpa Gedung Bina Pemerintahan Desa Kemendagri, Penyebabnya Masih Misterius

21 April 2026 - 14:35 WIB

Aksi Massa APM Kepung Gedung DPRD Kaltim, Paksa Dewan Ajukan Hak Angket terhadap Gubernur Rudi Mas’ud

21 April 2026 - 13:27 WIB

Jepang Tenang Hadapi Tsunami 3 Meter, Efek Gempat Magnetudo 7.4

21 April 2026 - 12:26 WIB

PKB Mobil Listrik: Wuling AirEV Rp3,78 Juta, BYD Atto 1 Rp4,95 Juta

20 April 2026 - 21:04 WIB

Trending di Ekonomi