Penulis: Ganjar | Editor: Aditya Prayoga
SURABAYA-SWARAJOMBANG.COM
“Apa yang kamu fokuskan, kamu tarik ke hidupmu.” Prinsip Law of Attraction (LOA) ini menjadi dasar bagi banyak orang untuk mencapai keinginan mereka.
LOA bekerja berdasarkan energi pikiran dan emosi yang dipancarkan, sehingga menarik realitas sesuai dengan apa yang kita pikirkan.
Ayu Jasmine, Miss Tourism World Indonesia 2019, membagikan pengalamannya menggunakan metode LOA 3-6-9 yang dikaitkan dengan Nikola Tesla.
Dalam metodenya, Ayu menggunakan donat karamel sebagai objek keinginan. Ia melakukan beberapa langkah, yaitu:
– Menulis afirmasi sebanyak 3 kali sambil membayangkan keinginannya terwujud. Ayu mengatakan,
“Setelah itu (setelah menulis) aku tinggal kayak mungkin aku scrolling TikTokan dulu, aku mandi dulu, aku aktivitas (lainnya) sambil terus bayangin donat karamel.”
– Menulis 6 kali lagi dengan fokus pada detail seperti rasa dan tekstur donat karamel. Pada langkah ini, Ayu melihat iklan donat karamel di HP-nya, yang dianggapnya sebagai “isyarat”.
– Menulis 9 kali dengan rasa syukur dan keyakinan. Ayu mengatakan, “Tapi sembari aku tinggal, aku tetep mikirin si donat karamel itu.”
Dua hari kemudian, Ayu mendapatkan donat karamel dari temannya yang mentraktirnya.
Metode ini mirip dengan manifestation pada umumnya, yang menggabungkan fokus pikiran, afirmasi berulang, dan visualisasi.
Format praktik yang umum digunakan adalah:
1. Pagi: Tulis 3 kali afirmasi keinginan secara jelas.
2. Siang: Tulis 6 kali sambil merasakan seolah sudah terjadi.
3. Malam: Tulis 9 kali dengan keyakinan dan syukur penuh.
Lancar Rezeki
Selain itu, Ayu juga membagikan metode “lancar rezeki” dengan mengubah keluhan menjadi rasa syukur selama tujuh hari.
Ia mencontohkan situasi ketika merasa capek berjalan kaki, lalu memilih melihat sisi baiknya dengan mengucapkan, “Alhamdulillah masih diberi kesehatan sama Allah, masih punya kaki.”
Menurutnya, pola pikir ini dapat mengubah energi negatif menjadi positif sehingga peluang rezeki lebih terbuka.
Ayu menutup dengan ajakan kepada pengikutnya untuk mempraktikkan metode ini pada target yang lebih besar seperti pendapatan atau jodoh. “Nanti aku bikinin scriptnya,” janjinya.
Meski belum didukung bukti ilmiah kuat, teknik seperti ini tetap digemari sebagai cara meningkatkan motivasi, fokus, dan keyakinan pada tujuan hidup.











