Penulis: Yusran Hakim | Editor: Priyo Suwarno
BANDAR LAMPUNG, SWARAJOMBANG.COM– Sungguh nekad, seorang pemuda melakukan tindkana pelecahan terhadap wanita tetangga saat menjalankan ibadah salat di masjid Jalan Udang, Kelurahan Garuntang, Bumi Waras, Jumat, 31 Oktober 2025.
Dalam rekaman video yang beredar, tampak korban sedang khusyuk beribadah. Tiba-tiba, seorang pria dengan wajah tertutup menghampiri dari belakang, demikian tulis akun instagram@kamerapengawas.id, Sabtu 1 November 2025.
Kapolsek AKP Galih Ramadhan Hariomursid, mengkuai ada kasus pelecehan terhadap wanita muda di masjid Jalan Udang, Garuntang, Bandar Lampung pada Jumat, 31 Oktober 2025, saat polisi sudah menangkap pelaku dan memorsesnya hukum.
Polisi juga mengapresiasi cepatnya tindakan korban dan masyarakat yang turut membantu, sehingga pelaku segera ditangkap. Polisi berkomitmen proses hukum akan dijalankan sesuai aturan dan menegaskan pentingnya menjaga keamanan di tempat ibadah.
Pelaku pelecehan terhadap wanita di Masjid Jalan Udang, Kelurahan Garuntang, Bumi Waras, Kota Bandar Lampung pada Jumat (31/10/2025) berinisial TH (23), warga Kecamatan Bumi Waras.
Pelaku mengenakan celana pendek dan penutup wajah saat melakukan aksi. Kejadian itu terekam dalam video CCTV dan korban berusaha melawan hingga pelaku memukul korban.
Pelaku melarikan diri setelah warga datang ke lokasi. Kasus ini telah dilaporkan ke polisi dan pelaku telah ditangkap untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Saat korban berada dalam posisi sujud, pria tersebut melakukan tindakan yang membuat korban merasa tidak nyaman. Korban sempat berusaha melawan dan mengeluarkan suara minta tolong.
Menurut paman korban, Fredi, pada saat kejadian masjid sedang sepi. Pelaku langsung mendekati dan menyebabkan kondisi yang membuat korban merasa trauma.
“Korban berusaha melawan dan berteriak, hingga akhirnya beberapa jamaah yang lain datang sehingga pelaku meninggalkan tempat,” kata Fredi.
Korban yang berinisial T (22) ini kini sedang berupaya untuk pulih dari pengalaman tersebut dan telah melaporkan kejadian ke pihak berwajib dengan harapan ada penyelesaian yang adil.
“Kami sangat berharap pelaku mendapatkan tindakan tegas, apalagi kejadian ini dialami saat korban tengah menunaikan ibadah di rumah Tuhan,” tutup Fredi. **











