Penulis: Satwiko Rumekso | Editor: Yobie Hadiwijaya
SURABAYA, SWARAJOMBANG.COM-Hantu ini sering digambarkan sebagai wanita cantik dengan rambut panjang dan gaun putih. Tapi yang bikin dia beda dari hantu-hantu lainnya adalah lubang besar di punggungnya yang memperlihatkan organ tubuhnya.
Selain penampilannya yang mengerikan, cerita-cerita tentang Sundel Bolong juga penuh dengan unsur tragis dan misteri. Mitos tentang hantu ini nggak cuma terkenal di Indonesia, tapi juga menyebar sampai ke negara tetangga seperti Malaysia. Jadi, nggak heran kalau Sundel Bolong selalu jadi bahan pembicaraan yang seru dan menegangkan.
Sundel Bolong sendiri berasal dari bahasa Jawa, di mana “sundel” berarti wanita jalang atau pelacur, dan “bolong” berarti berlubang tembus.
Sundel Bolong sering disamakan dengan Kuntilanak karena penampilannya yang mirip, yakni berambut panjang dan mengenakan gaun putih. Tapi yang membedakan Kuntilanak dengan Sundel bolong adalah punggungnya. Di mana kuntilanak tidak memiliki lubang di punggung.
Berikut mitosnya
1. Bisa Berubah Wujud Menjadi Wanita Cantik
Sundel Bolong digambarkan sebagai wanita cantik berambut panjang dengan gaun putih panjang. Namun, yang membuat penampilannya sangat mengerikan adalah lubang besar di punggungnya yang memperlihatkan organ-organ tubuhnya.
Lubang ini adalah hasil dari kisah tragis yang dialaminya, dan menjadi ciri khas yang membedakan Sundel Bolong dari hantu-hantu lainnya. Meski penampilannya seram, Sundel Bolong sering kali tampil menjadi sosok cantik dan memikat.
Rambut panjangnya biasanya digunakan untuk menutupi lubang di punggungnya, menambah elemen kejutan saat seseorang menyadari siapa sebenarnya yang mereka hadapi.
2. Senang Mencuri Bayi yang Baru Lahir
Salah satu cerita paling populer tentang Sundel Bolong adalah kebiasaannya mencuri bayi yang baru lahir. Konon, dia melakukan ini sebagai bentuk balas dendam karena dirinya sendiri mati tragis setelah melahirkan di kuburan.
Cerita ini membuat banyak ibu-ibu baru merasa khawatir dan selalu berjaga-jaga, terutama di malam hari. Cerita lain yang sering terdengar adalah tentang Sundel Bolong yang bisa mengelabui pria dengan penampilannya yang cantik.
Pria yang tergoda oleh kecantikannya sering kali tidak menyadari bahaya yang mengintai. Setelah pria tersebut lengah, Sundel Bolong akan menunjukkan wujud aslinya dan menyerang mereka. Kisah-kisah ini menambah kesan seram dan misteri yang melingkupi Sundel Bolong.
3. Takut dengan Benda Tajam, Bawang Merah, dan Cermin
Banyak orang percaya bahwa benda-benda tajam seperti paku, pisau, dan gunting bisa digunakan untuk mengusir Sundel Bolong. Menurut mitos, Sundel Bolong takut dengan benda-benda tajam ini karena bisa melukai dan mengusirnya.
Oleh karena itu, meletakkan benda-benda tajam di sekitar rumah dianggap bisa memberikan perlindungan. Selain itu, bawang merah juga sering digunakan sebagai alat pelindung. Bau bawang merah yang kuat dipercaya bisa menjauhkan Sundel Bolong.
Cermin juga digunakan karena katanya Sundel Bolong tidak suka melihat bayangan dirinya sendiri. Menempatkan cermin di kamar atau di tempat-tempat tertentu di rumah diyakini bisa membuat hantu ini pergi.
4. Biasa Muncul di Malam Hari
Sundel Bolong biasanya muncul di malam hari, waktu yang dianggap paling menyeramkan dan penuh dengan energi mistis. Malam hari juga memberikan suasana yang tepat untuk kemunculan hantu ini, dengan kegelapan dan keheningan yang menambah kesan horor.
Tempat-tempat seperti jalanan sepi, hutan, atau kuburan sering menjadi lokasi favorit kemunculannya. Banyak yang percaya bahwa menghindari tempat-tempat tersebut setelah gelap adalah cara terbaik untuk menghindari pertemuan dengan Sundel Bolong.
Menurut buku The Religion of Java oleh Clifford Geertz Sundel bolong merupakan tokoh penting dalam cerita rakyat Indonesia, khususnya dalam budaya Jawa. Istilah “Sundel Bolong” menggabungkan kata “sundel” yang berarti “pelacur” atau “sundal” dan “bolong” yang berarti “lubang”.
Menurut legenda, sundel bolong adalah roh pendendam dari seorang wanita yang meninggal saat melahirkan. Dendam dari roh ini juga diakibatkan dengan kekerasan seksual, yang menyebabkannya hamil.
Dalam beberapa cerita, sundel bolong melahirkan di dalam kuburnya. Bayinya muncul dari punggungnya, sehingga menciptakan lubang khas yang ditutupi oleh rambutnya yang hitam panjang.
Sundel bolong sering digambarkan sebagai wanita cantik dengan rambut hitam panjang dan gaun putih, mirip dengan kuntilanak. Hantu ini konon menghantui tempat-tempat yang berkaitan dengan kematiannya.
Sundel bolong biasanya mengincar laki-laki, terutama yang berbuat salah padanya atau orang lain. Hantu ini juga diyakini menculik bayi yang baru lahir untuk menggantikan anaknya yang hilang.
Mitos sundel bolong telah ditafsirkan sebagai pencegah budaya terhadap prostitusi dan kekerasan seksual. Mitos ini mencerminkan sikap masyarakat terhadap kesucian perempuan dan konsekuensi dari pelanggaran seksual.
Studi cerita rakyat modern menunjukkan bahwa legenda tersebut berkembang selama penjajahan Hindia Belanda untuk mengatasi maraknya prostitusi. Sundel Bolong telah ditampilkan dalam berbagai aspek budaya populer, termasuk film horor Indonesia.***











