Menu ✖

Mode Gelap

Lifestyle

Jangan Makan Mi Instan Bersama Tiga Makanan Ini

badge-check


					Jangan dikonsumsi bersama nasi Perbesar

Jangan dikonsumsi bersama nasi


Penulis: Jacobus E Lato 😐 Editor: Yobie Hadiwijaya

JAKARTA, SWARAJOMBANG.COM-Mi instan sudah lama menjadi makanan favorit masyarakat Indonesia. Rasanya yang gurih, proses memasaknya yang cepat, serta harganya yang terjangkau membuat mi instan digemari oleh berbagai kalangan.

Namun, di balik kepraktisannya, kebiasaan mengonsumsi mi instan dengan kombinasi makanan tertentu dapat memberikan dampak buruk bagi kesehatan tubuh.

Pakar gizi mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam memilih bahan makanan pendamping saat menyantap mi instan. Beberapa kombinasi populer yang dianggap lezat ternyata menyimpan risiko yang tidak bisa dianggap sepele.

Dilansir dari medicalnewstoday.com pada Sabtu (31/5/2025), berikut tiga kombinasi makanan dengan mi instan yang sebaiknya dihindari:
1. Mi Instan dan Nasi: Kombinasi Karbohidrat Berlebih

Makan mi instan bersama nasi memang kerap dianggap “mengenyangkan”, terutama bagi mereka yang merasa bahwa mi instan saja belum cukup memuaskan. Namun, kombinasi ini justru dapat membebani sistem pencernaan karena tubuh akan menerima lonjakan glukosa darah yang signifikan.

Selain itu, kombinasi ini juga memiliki nilai gizi yang tidak seimbang, karena miskin protein, serat, dan vitamin esensial.
2. Mi Instan dan Telur Mentah: Risiko Salmonella

Dilansir dari healthline.com, banyak orang menambahkan telur mentah ke dalam mi instan panas untuk menambah rasa gurih. Namun, kebiasaan ini ternyata bisa membahayakan.

Menurut Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), konsumsi telur mentah atau setengah matang meningkatkan risiko infeksi bakteri Salmonella, terutama jika telur tidak bersumber dari peternakan yang higienis. Infeksi Salmonella bisa menyebabkan gejala seperti diare, demam, dan kram perut yang berlangsung selama beberapa hari. Hal ini tentu merugikan, terutama bagi anak-anak dan orang dengan daya tahan tubuh lemah.
3. Mi Instan dan Keju Berlebihan: Kombinasi Tinggi Lemak dan Garam

Tren mengonsumsi mi instan dengan tambahan keju leleh atau saus keju semakin populer, terutama di kalangan anak muda. Meskipun rasanya gurih dan menggoda, kombinasi ini mengandung jumlah lemak jenuh dan natrium (garam) yang sangat tinggi.

Dalam satu porsi mi instan yang dicampur keju, kadar natriumnya bisa mencapai lebih dari 1.500 mg melebihi batas asupan harian yang direkomendasikan oleh WHO, yaitu 2.000 mg. Konsumsi garam dan lemak jenuh berlebih secara rutin dapat meningkatkan tekanan darah, menimbulkan kolesterol tinggi, dan meningkatkan risiko penyakit jantung.

Meski mi instan tidak perlu dihindari sepenuhnya, konsumsi yang terlalu sering atau dengan kombinasi yang salah dapat berdampak negatif terhadap kesehatan. Disarankan untuk menyantap mi instan tidak lebih dari dua kali dalam seminggu dan menambahkan bahan alami seperti sayur-sayuran, telur matang, dan sumber protein lain seperti ayam atau tahu.

Sebagai konsumen, masyarakat diharapkan dapat lebih cermat dalam memilih menu makan harian. Kebiasaan sederhana seperti menghindari tiga kombinasi makanan di atas dapat menjadi langkah awal untuk hidup yang lebih sehat. ***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Nana Bikin Kontroversi Soal Adegan Berani dalam The Scandal

22 September 2026 - 20:01 WIB

Dihantam Kursi di Los Angeles, Solar MAMAMOO Memar

20 September 2026 - 18:14 WIB

Bintang Cantik Thailand akan Guncang Dunia Lewat Film Baru

15 September 2026 - 18:13 WIB

Raja Thailand Piloti Sendiri Pesawat Boeing 737-800 dengan Ratu sebagai Kopilot

15 September 2026 - 17:54 WIB

Miss Indonesia Peringkat Pertama Regional Asia dan Oseania

8 September 2026 - 19:07 WIB

Luana Lopes Lara Perempuan Muda Terkaya Kalahkan Taylor Swift

6 September 2026 - 18:28 WIB

Sultan Brunai Punya Putri Bungsu Cantik dan Berprestasi

2 September 2026 - 19:24 WIB

Indonesia Masuk 10 Besar Bersama 4 Negara Asia Tenggara Pengonsumsi Mie

30 Agustus 2026 - 19:24 WIB

Aktris Cantik Tiongkok Kekayaan Bertambah Rp806 T, Berkat Bisnis Skincare

26 Agustus 2026 - 19:11 WIB

Trending di Lifestyle