Menu

Mode Gelap

Headline

Lama Nggak Ketemu Foto Yuk Bentar! Itulah Rayuan Petugas Dukscapil Temanggung agar Bisa Memotret ODGJ

badge-check


					Pemegang layar dan forografer pontang-panting agar bisa mendapatkan sudut foto yang pas. Begtiulah rumitnya petugas Disdukcapil Temanggung Jawa Tengah, saat memotert ODGJ untuk kelengkapan e-KTP. Mereka menggunakan sejuta jurus merayu, agar objek ini bisa diam sejenak, dan pas muka menghadap, tetapi sulitnya bukan main. Foto: Instagram@sumbarkita Perbesar

Pemegang layar dan forografer pontang-panting agar bisa mendapatkan sudut foto yang pas. Begtiulah rumitnya petugas Disdukcapil Temanggung Jawa Tengah, saat memotert ODGJ untuk kelengkapan e-KTP. Mereka menggunakan sejuta jurus merayu, agar objek ini bisa diam sejenak, dan pas muka menghadap, tetapi sulitnya bukan main. Foto: Instagram@sumbarkita

Penulis: Sri Muryanto  |  Editor: Priyo Suwarno

TEMANGGUNG, SWARAJOMBANG.COM– Di pinggir permukiman sederhana Temanggung, Jawa Tengah, seorang pria dengan gangguan jiwa mondar-mandir gelisah, tangannya gemetar memegang rokok setengah habis.

Matanya liar, tapi tiba-tiba tertawa lebar saat, lima petugas Disdukcapil Kabupaten Temanggung mendekat sambil memanggil, “Mas, lama nggak ketemu! Foto bentar yuk, biar bisa beli rokok lagi.”

Mereka bukan polisi atau dokter, tapi sahabat lama yang rela berpura-pura demi satu senyuman—dan satu foto E-KTP yang selama ini mustahil didapat.

Momen haru ini terekam video 30 detik yang meledak di TikTok @wulan_semar pada Jumat, 3 April 2026,  bikin ribuan warganet ikut terharu hingga basah mata.

Bayangkan kesabaran mereka: kain merah darurat dibentangkan sebagai latar, rekan petugas mengikuti langkah Mas yang bolak-balik, sementara kepala desa membujuk lembut seperti kakak kandung.

“Ayo Mas, cuma sebentar,” katanya sambil suap roti hangat, jajanan pasar, Rp5 ribu-Rp10 ribu, bahkan rokok kesukaannya.

“Banyak cara kami coba buat bujuk target ODGJ yang lagi kumat,” begitu narasi video yang ungkap dedikasi tulus mereka.

Bagi Mas, yang hidupnya penuh kabut pikiran, momen itu seperti pelukan hangat dari dunia yang sering cuek.

Cerita Mas bukan sendirian. Di Temanggung, Disdukcapil masih harus mendata ulang 450 ODGJ hingga akhir 2026—data Dinkes per Maret lalu catat 320 sudah punya E-KTP, tapi sisanya sulit diverifikasi, karena sering pindah atau menghilang.

Tanpa identitas itu, mereka terputus dari bansos, obat gratis, atau layanan kesehatan—seperti pintu rumah terkunci rapat.

Mirip di Padang yang tahun 2025 kejar 1.200 kasus dengan target 80% tuntas tahun ini. Upaya petugas Temanggung ini jadi pengingat: di balik birokrasi kaku, ada hati nurani yang rela keringetan demi yang paling rapuh.

Warganet langsung banjir pujian. “Kesabaran level dewa! Salut banget, ini pelayanan hati,” tulis @bunda_rumah_tangga.

“Bikin bangga jadi warga Temanggung, manusiawi abis,” sahut @petanijawa.

Kisah Mas dan ‘teman lama’-nya ini bukan sekadar viral, tapi pelajaran: E-KTP hanyalah kartu plastik, tapi baginya, itu jembatan menuju harapan—senyuman kecil yang lahir dari kebaikan tak terduga. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Sehari Pasca Puting Beliung, BPBD Jombang Bagikan Bantuan Korban Angin Puting Beliung di 4 Desa

3 April 2026 - 21:05 WIB

BPBD dan Dinsos Jombang Serahkan Bantuan ke Carangrejo dan Kerja Bhakti Perbaikan Jalan di Klitih

3 April 2026 - 20:46 WIB

Menteri PPA Arifah Kunjungi Jombang: Sekolah Harus Jadi Benteng Aman bagi Anak Perempuan

3 April 2026 - 20:04 WIB

Proyek Mini Zoo Rp 9,6 Miliar Purworejo Mangkrak, Kejari Menahan Tiga Tersangka Korupsi

3 April 2026 - 10:53 WIB

Perempuan Dosen Menangkap Tangan Mahasiswa Sedang Merekam Dirinya Saat di Toilet Kampus Unitirta, BEM Pun Bersuara

3 April 2026 - 10:20 WIB

Nenek 76 Tahun Ditemukan Meninggal di Samping Suami Renta yang Lunglai tak Berdaya di Tulungagung

3 April 2026 - 09:10 WIB

Bus Restu Diduga Ban Meletus Terguling di Tol KM 687, Satu Orang Meninggal 11 Luka-luka

3 April 2026 - 08:28 WIB

Diduga Ada Permainan Calo, Purbaya Menilai Coretax Rp 1,3 Triliun tak Kelar-kelar

2 April 2026 - 22:07 WIB

KPK Menggeledah Rumah Ono Surono, Kasus Ijon APBD Bekasi Rp14,2 Miliar

2 April 2026 - 21:35 WIB

Trending di Ekonomi